Rem Motor Tidak Pakem Meski Kampas Masih Baru

RRI.CO.ID, Talaud - Sistem rem pada sepeda motor sangat krusial, karena komponen ini berperan penting dalam keselamatan pengguna kendaraan. Oleh karena itu, apabila terjadi masalah, hal itu tidak boleh diabaikan. Tanpa adanya sistem pengereman yang baik, pengendara akan mengalami kesulitan dalam mengendalikan kecepatan dan menghentikan motor, terutama dalam situasi darurat.


Ketika melakukan pengereman, mungkin anda pernah merasakan rem yang tidak berfungsi dengan baik, sehingga proses pengereman menjadi panjang. Hal ini mungkin terjadi meskipun anda baru saja mengganti kampas rem. Setelah diperiksa, kampas rem tersebut masih terlihat baik dan tebal. Namun, situasi semacam ini kerap dialami oleh pemilik sepeda motor. Dilansir dari Honda Cingkareng (18 Januari 2026), ada beberapa penyebab pengereman yang kurang efektif, antara lain:


Pencemaran Minyak atau Oli

Jika minyak rem atau oli dari sistem lain mengenai permukaan kampas rem, hal ini dapat mengurangi daya cengkramnya. Kontaminasi ini bisa disebabkan oleh kebocoran seal atau gasket pada sistem rem. Penyebab kebocoran seal shock depan pada sepeda motor.


Kampas Rem Mengeras

Kampas rem yang sudah mengeras karena terlalu panas atau sudah lama digunakan bisa kehilangan daya cengkram meskipun bentuknya masih tebal. Ini biasanya terjadi pada kampas rem yang sering dipakai dalam kondisi berat, seperti saat melewati tanjakan atau turunan yang curam.


Pengaturan Sistem Rem yang Buruk

Jika sistem rem tidak diatur dengan baik, seperti adanya udara dalam sistem hidrolik atau tekanan yang tidak merata, ini dapat mengakibatkan rem tidak berfungsi secara optimal.


Kualitas Kampas Rem Rendah

Kampas rem yang kualitasnya buruk mungkin tidak memberikan performa yang baik meskipun ketebalannya masih cukup. Kampas rem berkualitas rendah dapat dengan cepat kehilangan daya cengkeramnya.


Overheating

Pemakaian rem yang berlebihan, terutama di kondisi berat seperti jalan menurun, dapat menyebabkan kampas rem menjadi panas berlebih. Hal ini akan membuat kampas kehilangan efektivitas meskipun masih tebal.


Kondisi ini dapat dicegah dengan melakukan pengecekan dan pembersihan sistem rem dari kontaminasi minyak atau oli, mengganti kampas rem jika sudah mengeras, dan memastikan untuk selalu menggunakan kampas rem yang asli. Pastikan juga sistem pengereman diatur dengan baik dan tidak terdapat udara yang terperangkap dalam sistem hidrolik.

Rekomendasi Berita