Roti Canai Pak Ngah, UMKM Lokal Samarinda
- 02 Feb 2026 04:53 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda — Roti canai merupakan salah satu kuliner khas Asia Selatan yang berkembang luas di kawasan Melayu, khususnya Malaysia. Hidangan berbahan dasar tepung ini dikenal dengan teksturnya yang tipis, renyah di bagian luar, namun tetap lembut di dalam, dan biasanya disajikan bersama kuah kari. Di berbagai daerah, roti canai hadir dengan sebutan dan cita rasa yang beragam, menyesuaikan budaya serta selera masyarakat setempat.
Di Samarinda, kuliner ini turut dihadirkan oleh pelaku usaha lokal melalui inovasi dan sentuhan khas daerah. Melalui Program Teras UMKM Pro 4 RRI Samarinda, pendengar diajak mengenal lebih dekat salah satu UMKM yang mengangkat roti canai sebagai produk unggulan, menghadirkan cita rasa autentik dengan pendekatan usaha yang konsisten dan berkelanjutan.
Pemilik Roti Canai Pak Ngah, Muhammad Haris Zidni Khatib Ramdani, menjelaskan bahwa usahanya bergerak di bidang kuliner dengan basis produksi di Jalan Jakarta, Samarinda. Sejak berdiri pada 2018, Roti Canai Pak Ngah awalnya fokus memproduksi roti canai dalam bentuk frozen food yang dipasok ke supermarket dan toko-toko bahan makanan. Seiring waktu, pemasaran berkembang ke penjualan langsung di berbagai event dan pasar rakyat, salah satunya rutin hadir di kawasan Sempaja pada akhir pekan.
Keunikan Roti Canai Pak Ngah terletak pada teknik pembuatan yang menghasilkan adonan sangat tipis, menyerupai “kulit bawang”, sehingga memberikan tekstur renyah di luar dan lembut di dalam. Proses penipisan adonan dilakukan dengan teknik khusus menggunakan meja putar rakitan sendiri. “Yang paling sulit itu menebar adonan sampai setipis mungkin. Kalau sudah pas, rasanya beda,” ujar Zidni.
Dari sisi rasa, roti canai ini mengusung karakter khas Malaysia, terutama pada kuah kari yang lebih cair dibandingkan kari lokal. Salah satu bumbu utama bahkan didatangkan langsung dari Pekanbaru untuk menjaga keaslian rasa. Selain varian original, Roti Canai Pak Ngah juga menghadirkan menu manis seperti cokelat dan keju, serta martabak sobek lengkap dengan kari dan acar bawang.
Inovasi produk juga menjadi kekuatan UMKM ini. Salah satu menu yang cukup menyita perhatian adalah Canai Roll, yakni roti canai yang diolah menyerupai kebab dengan isian daging dan sayuran segar. Menu ini menyasar segmen anak muda dan terbukti menjadi favorit saat penjualan di event-event tertentu.
Meski sempat menghadapi tantangan berat, mulai dari keterbatasan SDM terampil hingga musibah kehilangan peralatan produksi, Zidni tetap berupaya bangkit dan melanjutkan usahanya. Ia menekankan pentingnya menjaga kualitas dan konsistensi rasa melalui penerapan SOP yang ketat, termasuk penimbangan bahan baku secara detail. “Di usaha makanan, rasa itu segalanya. Kalau tidak konsisten, pelanggan bisa pergi,” katanya.
Saat ini, Roti Canai Pak Ngah melayani penjualan pre-order untuk kebutuhan katering dan acara, serta terus mengandalkan promosi dari mulut ke mulut yang diperkuat oleh media sosial. Dengan pengalaman dan inovasi yang terus dikembangkan, Roti Canai Pak Ngah menjadi salah satu contoh UMKM lokal Samarinda yang mampu bertahan dan beradaptasi di tengah dinamika usaha kuliner.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....