Manis yang Berlebihan: Bahaya Konsumsi Gula bagi Ginjal
- 27 Jan 2026 09:26 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Purwokerto - Minuman kemasan manis dalam botol kini menjadi bagian dari keseharian masyarakat. Praktis, segar, dan mudah ditemukan di mana saja. Namun dibalik rasanya yang manis, terdapat hal yang negatif bagi kesehatan tubuh, khususnya ginjal.
Diungkapkan Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin dalam unggahan di TikTok @bgsadikin, bahwa dalam satu botol minuman kemasan manis, kandungan gula bisa mencapai 20–35 gram. Padahal, batas aman konsumsi gula harian untuk orang dewasa adalah maksimal 50 gram per hari. Artinya, hanya dengan satu botol minuman manis saja, seseorang sudah hampir memenuhi bahkan melampaui setengah kebutuhan gula harian. Itu belum termasuk gula dari makanan manis lain seperti kue, snack, kopi susu, atau teh manis.
Sayangnya, banyak orang menganggap minuman jus sebagai pilihan yang lebih sehat. Faktanya, tidak sedikit jus kemasan yang mengandung gula tambahan dengan kadar lebih tinggi dibandingkan persentase buah aslinya. Akibatnya, tubuh menerima asupan gula berlebih tanpa disadari.
Penumpukan gula dalam tubuh secara terus-menerus dapat memicu penyakit resistensi insulin m tidak bergejala, namun dapat meningkatkan risiko diabetes mellitus. Dalam jangka panjang, diabetes menjadi salah satu penyebab utama kerusakan ginjal kronis. Ketika ginjal tidak lagi mampu menyaring darah secara optimal, pasien terpaksa menjalani cuci darah (hemodialisis) untuk mempertahankan hidup.
“Yuk, mulai sadar akan konsumsi gula harian kamu ya. Untuk memastikan kondisi tubuhmu aman, manfaatkan program Cek Kesehatan Gratis di Puskesmas terdekat. Terutama buat yang seangkatan dengan saya (40++ ), jangan malas cek gula darah dan ginjal ya. Gratis kok,” ajak Budi Gunadi.
Kesadaran akan pola konsumsi gula menjadi kunci pencegahan. Mengurangi minuman manis kemasan, memperbanyak air putih, dan memilih buah utuh dibanding jus kemasan adalah langkah kecil yang berdampak besar bagi kesehatan ginjal dan kualitas hidup di masa depan. (Silma)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....