Musorprov KONI Riau Resmi Ditunda sementara

  • 13 Feb 2026 14:08 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Pelaksanaan Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Riau resmi ditunda. Penjadwalan ulang dilakukan karena Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) masih melakukan verifikasi ulang terhadap berkas dukungan bakal calon Ketua Umum KONI Riau.

Ketua Umum KONI Riau, Iskandar Hoesin, menegaskan bahwa keputusan tersebut diambil untuk menindaklanjuti arahan KONI Pusat.

“Pelaksanaan Musorprov KONI Provinsi Riau resmi ditunda. Penjadwalan ulang dilakukan menyusul proses verifikasi ulang berkas dukungan bakal calon Ketua Umum KONI Riau yang masih berlangsung,” ujar Iskandar, Kamis 12 Februari 2026.

Ia menjelaskan, penundaan ini merupakan tindak lanjut atas arahan KONI Pusat agar TPP menelusuri kembali dukungan dari sejumlah KONI kabupaten/kota. Verifikasi ulang diperlukan karena ditemukan adanya dukungan ganda serta pencabutan dukungan terhadap bakal calon tertentu.

“Kami telah menerima permohonan resmi dari TPP untuk perpanjangan waktu kerja. Semula Musorprov dijadwalkan pada 14–15 Februari 2026, namun kini diundur sampai waktu yang akan diumumkan kemudian,” katanya.

Menurut Iskandar, langkah ini diambil demi menjaga transparansi serta memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai aturan organisasi. Ia juga menekankan pentingnya profesionalitas dan sikap netral TPP dalam menyelesaikan proses verifikasi.

Tiga KONI kabupaten/kota yang menjadi fokus verifikasi ulang yakni Indragiri Hilir, Rokan Hulu, dan Bengkalis. Ketiganya perlu diklarifikasi terkait perubahan maupun pencabutan dukungan yang telah disampaikan sebelumnya.

Sementara itu, Ketua TPP Calon Ketua Umum KONI Riau, Khairul Fahmi, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi langsung dengan KONI Pusat terkait dinamika dukungan tersebut.

“Sesuai arahan, kami diminta memastikan keabsahan dokumen melalui klarifikasi langsung kepada pihak terkait atau narasumber yang berwenang,” ujar Fahmi, Jumat 12 Februari 2026.

Ia menambahkan, prinsip yang digunakan dalam proses ini adalah surat dukungan terakhir yang dikeluarkan oleh KONI kabupaten/kota menjadi dokumen yang sah. Namun, seluruh proses verifikasi tetap dituangkan dalam berita acara sebelum disampaikan kembali ke KONI Pusat sebagai dasar pengambilan keputusan.

Dalam kontestasi Ketua Umum KONI Riau periode mendatang, dua nama telah mendaftar yakni Edi Basri dan Iskandar Hoesin. Edi Basri mengantongi enam dukungan KONI kabupaten/kota serta 35 Pengurus Provinsi cabang olahraga. Sementara Iskandar Hoesin memperoleh dukungan dari 10 KONI kabupaten/kota dan 27 Pengprov cabor.

Dengan proses verifikasi ulang ini, KONI Riau berharap Musorprov nantinya dapat berlangsung lebih akuntabel dan menghasilkan keputusan yang sah sesuai mekanisme organisasi.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....