Bupati Kapuas Kejar Dukungan Pusat Genjot Produksi Padi
- by Pemkab Kapuas : Norcahya Tri Nugraha
- Editor Risa Kosasih
- 20 Jan 2026
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Kuala Kapuas - Dalam rangka mendukung swasembada pangan, Pemerintah Kabupaten Kabupaten Kapuas melakukan audensi dengan Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian (LIP) Kementerian Pertanian, di Jakarta, Selasa (20/1/2026). Pertemuan tersebut salah satunya membahas pengembangan kawasan sentra padi di Kapuas.
Bupati Kapuas, Wiyatno menjelaskan jika wilayahnya menjadi lumbung padi Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) dengan kontribusi rata-rata sekitar 40 persen dalam enam tahun terakhir. Ia mengungkapkan ada sejumlah tantangan yang harus dihadapi untuk meningkatkan produktivitas petani.
“Kabupaten Kapuas memiliki potensi pertanian yang sangat besar, khususnya di kawasan sentra padi. Namun untuk mengoptimalkan potensi tersebut, kami membutuhkan dukungan penguatan infrastruktur lahan, irigasi, peningkatan mekanisasi pertanian, dan pengembangan varietas padi yang sesuai dengan karakteristik wilayah,” ujarnya.
Bupati menjelaskan, kawasan sentra utama padi di Kabupaten Kapuas berada di Kecamatan Bataguh, Kapuas Kuala, Tamban Catur, dan Kapuas Timur. Kawasan ini menguasai sekitar 57,3 persen luas lahan baku sawah Kabupaten Kapuas dan menyumbang lebih dari 67 persen total produksi padi di daerah tersebut.
Namun demikian, ia menilai masih terdapat tantangan yang berdampak pada kontribusi sektor pertanian terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) daerah. “Melalui audiensi ini, kami berharap adanya sinergi yang lebih kuat antara pemerintah pusat dan daerah, sehingga berbagai program strategis di sektor pertanian dapat direalisasikan," katanya.
Sementara itu, Dirjen Lahan dan Irigasi Pertanian, Hermanto, mengapresiasi keseriusan Pemkab Kapuas. Ia menegaskan bahwa usulan tersebut sangat sejalan dengan target nasional dalam menggenjot produksi pangan.
“Usulan yang disampaikan Pemerintah Kabupaten Kapuas sejalan dengan kebijakan Kementerian Pertanian dalam mendukung peningkatan produksi dan produktivitas pangan nasional. Pada prinsipnya kami sangat mendukung, khususnya terkait penguatan infrastruktur lahan dan irigasi serta percepatan mekanisasi pertanian di kawasan sentra produksi,” ujar Hermanto.
Hermanto juga menegaskan pentingnya sinergi dan kolaborasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah agar setiap program yang dijalankan dapat tepat sasaran dan berkelanjutan. Audiensi ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat pembangunan sektor pertanian di Kabupaten Kapuas
“Kunci keberhasilan pembangunan pertanian adalah kolaborasi yang kuat antara pusat dan daerah. Dengan perencanaan yang baik dan dukungan semua pihak, kami optimistis Kabupaten Kapuas dapat terus berperan strategis dalam mendukung swasembada pangan nasional,” kata Hermanto mengakhiri.