Verstappen Bangga Meski Gagal Pertahankan Gelar Juara Dunia
- by Lie Liliana Dea Jovita
- Editor Heri Firmansyah
- 9 Des 2025
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Abu Dhabi: Max Verstappen mengaku bangga meski gagal merebut gelar Juara Dunia F1 2025 dengan selisih tipis. Ia menegaskan performa kuatnya di Abu Dhabi menjadi bukti kebangkitan Red Bull pada paruh kedua musim.
Verstappen sempat tertinggal 104 poin usai Grand Prix Zandvoort pada Agustus lalu. Namun, ia dan Red Bull berhasil membalikkan keadaan melalui rangkaian hasil impresif hingga akhir musim.
Pembalap asal Belanda itu memenangkan lima dari delapan balapan terakhir. Kesalahan serta kendala yang dialami McLaren turut membuat jaraknya mendekat ke pemuncak klasemen, Lando Norris.
Juara Dunia empat kali itu memulai seri penutup di Abu Dhabi dengan defisit hanya 12 poin dari Norris. Ia berhasil meraih posisi terdepan pada sesi kualifikasi, sebelum mengakhiri balapan dengan kemenangan meyakinkan di Sirkuit Yas Marina.
Namun, hasil tersebut belum cukup menggeser Norris yang finis di tempat ketiga untuk mengamankan gelar Juara Dunia perdananya. Verstappen pun harus puas menutup musim di peringkat kedua dengan selisih dua poin.
“Saya merasa baik. Saya sudah siap untuk hasil seperti ini, karena kami membutuhkan sedikit keberuntungan untuk menang,” ujar Verstappen.
Meski gagal mempertahankan gelar, ia tetap senang bahwa Red Bull telah memaksimalkan akhir pekan secara menyeluruh. Verstappen mengakui bahwa selisih dua poin itu terasa menyakitkan, tetapi ia bangga dengan performa impresif yang ditunjukkan timnya.
“Saya sangat bangga kepada seluruh tim. Kami juga bisa saja dengan mudah menyerah pada saat itu, ketika kami tertinggal sejauh itu,” ujarnya.
“Kami selalu berusaha memperbaiki dan memahami masalah kami, dan itulah yang benar-benar kami lakukan. Perubahan besar ini terasa menyenangkan, dan hari ini juga sangat menyenangkan,” ujar Verstappen usai memenangkan GP Abu Dhabi.
Sementara itu, Kepala Tim Red Bull, Laurent Mekies, mengaku bangga dengan kebangkitan timnya di paruh kedua musim. Ia mengapresiasi kerja keras yang ditunjukkan semua anggota tim untuk meraih pencapaian tersebut.
“Upaya yang diberikan setiap orang dalam tim, baik di markas maupun di lintasan balap, benar-benar luar biasa. Kami menunjukkan semangat balap sejati, semangat Red Bull, hingga lap terakhir,” ujar Mekies.