Pengertian Skid-Block, Penyebab Diskualifikasi McLaren di Las Vegas
- by Tegar
- Editor Seprianto
- 24 Nov 2025
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Diskualifikasi dua pembalap Mclaren di Las Vegas GP disebabkan keausan skid-block
di mobil mereka melewati batas yang diizinkan. Simak penjelasan mengenai skid-block serta fungsi dan aturannya dalam regulasi Formula 1.Skid-block adalah pelat atau papan kayu di bagian dasar mobil (floor) F1 yang menjaga jarak minimum mobil dari permukaan trek. Fungsi utamanya adalah menjaga jarak aman antara bagian dasar mobil dan lintasan balap.

Penampakan pelat atau papan kayu berbentuk persegi panjang pipih di bagian dasar mobil Formula 1 milik pembalap Lewis Hamilton saat mobil diangkat oleh crane pada Monte Carlo GP, Monaco (27/5/2025) (Foto: Forbes.com)
Menurut regulasi Federation Internationale de l’Automobile (FIA), skid-block harus memiliki ketebalan awal sekitar 10 mm
saat dipasang pertama kali. Seiring berjalannya balapan, skid-block atau plank ini hanya diperbolehkan terkikis maksimal menyisakan ketebalan 9 mm.Regulasi tersebut dibuat untuk mencegah tim mengatur ketinggian mobil agar tidak terlalu rendah mendekati permukaan trek aspal. Semakin rendah ketinggian mobil, semakin besar gaya tekan ke bawah (downforce) yang akan didapat.
Hal tersebut tersebut dapat memberikan keuntungan bagi tim untuk membuat mobil dapat melaju lebih cepat berdasarkan sistem aerodinamika. FIA mencegah ini sebagai Batasan tim agar mereka mereka tidak mengambil keuntungan terlalu besar dan menjalankan balapan secara adil.
Selain itu, area skid-block juga memiliki posisi wajib sesuai koordinat acuan dari FIA. Penempatan ini dibuat untuk memastikan floor mobil tetap mematuhi aturan keselamatan.
Jika skid-block tergerus melebihi batas maksimal, mobil bisa dianggap melanggar regulasi teknis dan berpotensi didiskualifikasi. Insiden keausan skid-block atau plank ini beberapa kali menyebabkan diskualifikasi pembalap dalam beberapa seri balapan.
Sebagai contoh, Nico Hulkenberg didiskualifikasi di Bahrain GP 2025 karena keausan skid-block atau plank melebihi batas minimum. FIA mencatat ketebalan plank mobilnya hanya 8,4-8,5 mm, di bawah ketentuan minimal 9 mm setelah balapan.
Dengan adanya regulasi tersebut menunjukkan seberapa pentingnya kepresisian struktur mobil Formula 1. Kasus diskualifikasi pembalap karena keausan skid-block juga menunjukkan pentingnya kepatuhan teknis dalam setiap balapan Formula 1. (Zahfa Putri Afriandita)