Putri Harap Raih Medali di Indonesia Masters 2026

  • 22 Jan 2026 09:30 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO ID, Jakarta - Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani, memikul harapan besar di pundaknya dalam ajang Indonesia Masters 2026. Sebagai satu-satunya wakil tuan rumah yang tersisa di sektor tunggal putri, ia berharap bisa mempersembahkan gelar juara.

Langkah Putri menuju podium tertinggi diawali dengan penampilan impresif di putaran pertama. Bertanding di Istora Senayan, Jakarta, Rabu, 21 Januari 2026, Putri sukses menundukkan wakil Taiwan, Sung Shuo Yun.

Putri menyudahi perlawanan tersebut melalui dua gim langsung dengan skor identik, 21-15, 21-15. Kemenangan ini tidak hanya mengantarkan Putri putaran kedua, tetapi juga memicu motivasi lebih untuk melangkah jauh di turnamen ini.

Kendati demikian, jawara Korea Masters 2024 ini enggan bersikap jemawa meski momentum sedang berpihak kepadanya. "Kalau momentum ya pasti ada harapan untuk bisa juara di sini," katanya kepada wartawan usai pertandingan Indonesia Masters 2026, Istora Senayan, Jakarta Selatan, Rabu, 21 Januari 2026.

Kewaspadaan Putri di dasari pada peta persaingan tunggal putri dunia yang tetap kompetitif. Meskipun sejumlah pemain unggulan, termasuk An Se-young, absen dari turnamen ini, Putri menilai persaingan tidak lantas menjadi mudah.

Baginya, setiap pemain yang tampil memiliki potensi untuk memberikan kejutan. "Setiap pertandingan itu enggak boleh meremehkan juga yang di bawah aku maupun yang setara dengan aku," ujarnya.

Mengenai jalannya pertandingan melawan Sung Shuo Yun, Putri mengaku cukup puas dengan performanya secara keseluruhan. Ia mampu menerapkan pola permainan yang diinginkan sejak awal laga, meski mengakui masih ada beberapa kendala teknis.

Ia juga memberikan apresiasi terhadap gaya bermain Sung yang dinilainya mengalami peningkatan. Peningkatan ini diketahui sejak pertemuan terakhir mereka di Australia Terbuka.

Menurutnya, pemain Taiwan tersebut tampil dengan pertahanan yang sangat rapat. Dan juga disiplin sehingga sulit untuk ditembus.

"Hari ini menurutku dia bermain dengan sangat rapi. Tadi di gim pertama dan kedua aku masih banyak melakukan kesalahan sendiri," ujar Putri.

Sebelumnya, Pelatih Tunggal Putri Indonesia Imam Tohari menilai perjalanan Putri sepanjang musim 2025 menunjukkan progres signifikan. Ia menyebut, capaian Putri sudah berada di jalur yang tepat pada Hylo Open dan Australian Open.

Putri menjadi satu-satunya tunggal putri Indonesia yang lolos ke WTF 2025. Imam melihat keikutsertaan di delapan besar akhir tahun lalu sebagai kesempatan besar bagi Putri.

"Saya cuma pesan ke Putri, ini kesempatan, pasti akan ketemu pemain ranking 1, 2, atau 3. Di beregu saja dia bisa main tiga kali dan itu modal buat tahun depan," ucap Imam.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....