WMC Soroti Potensi Muaythai Indonesia di Level Global
- by Lie Liliana Dea Jovita
- Editor Allan
- 19 Jan 2026
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta – Wakil Presiden World Muaythai Council (WMC), Stephan Fox, menilai Muaythai Indonesia berpotensi menjadi kekuatan olahraga bela diri dunia. Penilaian itu disampaikan Fox saat berkunjung ke kantor NOC Indonesia di Jakarta, Rabu, 14 Januari 2026.
Fox, yang juga tokoh dan praktisi olahraga bela diri, menyebut Indonesia memiliki kekuatan besar dalam seni bela diri. Selain memiliki pencak silat sebagai kebanggaan nasional, Indonesia juga sangat kuat dalam tinju.
Fox juga menilai Muaythai Indonesia berada di jalur tepat untuk bersaing di level dunia. Menurut Fox, Muaythai memiliki kedekatan budaya yang kuat antara Indonesia dan Thailand, sehingga berkembang pesat di Tanah Air.
“Ada kedekatan budaya antara dua negara asal, Indonesia dengan pencak silat dan Thailand dengan Muaythai. Federasi Muaythai Indonesia bekerja sangat baik dan mengikuti berbagai ajang seperti Asian Youth Games dan Islamic Games,” ujarnya.
Fox, yang merupakan General Secretary of International Federation of Muaythai Amateur (IFMA), menegaskan capaian tersebut menjadi fondasi penting. Ia menilai partisipasi ajang internasional menjadi landasan menuju level global, sekaligus memperkuat posisi Muaythai Indonesia di masa depan.
“Selangkah demi selangkah, saya yakin Muaythai Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu yang terbaik di dunia. Indonesia adalah bangsa dan negara pecinta olahraga,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Umum NOC Indonesia Raja Sapta Oktohari menyampaikan Muaythai merupakan bagian ekosistem olahraga bela diri Indonesia. Muaythai berkembang pesat di Indonesia seiring kuatnya budaya olahraga dan seni bela diri yang dimiliki bangsa Indonesia.
“Indonesia adalah bangsa dengan tradisi seni bela diri yang kuat. Selain pencak silat sebagai warisan budaya bangsa, Muaythai juga berkembang sangat baik dan diminati generasi muda,” ujar Okto.
Okto menegaskan NOC Indonesia berkomitmen untuk terus mendukung federasi-federasi olahraga, termasuk Muaythai. Harapannya, cabang olahraga tersebut terus bertumbuh secara profesional dan berprestasi di tingkat internasional.
Okto menambahkan, pengembangan Muaythai Indonesia harus dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan. Hal tersebut juga harus sejalan dengan prinsip tata kelola olahraga yang baik dan melibatkan kolaborasi internasional.
“Prestasi dan pengakuan global tidak datang secara instan, dibutuhkan konsistensi pembinaan, kompetisi berjenjang, serta dukungan lintas pemangku kepentingan. Kami optimistis Muaythai Indonesia berada di jalur yang tepat,” ujar Okto.