Polres Bima Ringkus Pelaku Pencurian dengan Kekerasan
- by Sofian Asy'ari
- Editor Nasrudin
- 18 Jan 2026
- Mataram
RRI. CO.ID, Bima : Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bima mengamankan satu dari dua terduga pelaku pencurian dengan kekerasan (Curas) di Desa Taloko, Kecamatan Sanggar. Pelaku berinisial RS (23) diringkus Sabtu 17 Januari 2026 sekitar pukul 09.00 Wita.
Kapolres Bima, AKBP M. Anton Bhayangkara Gaisar, S.I.K., M.H., melalui Kasat Reskrim AKP Abdul Malik, S.H., menjelaskan bahwa aksi pencurian dengan kekerasan ini melibatkan dua terduga pelaku, yakni RS (23) dan A (25), yang juga merupakan warga Desa Taloko.
Peristiwa bermula Sabtu dini hari sekira pukul 04.00 WITA. Kedua pelaku nekat menyatroni rumah korban berinisial KM (36). Mereka masuk dengan cara memanjat tembok rumah dan menyelinap ke dalam kamar korban untuk menggasak sebuah unit ponsel.
“Aksi tersebut dipergoki oleh korban yang terbangun dan melihat salah satu pelaku berdiri di samping tempat tidurnya. Korban sempat melakukan perlawanan dan berusaha merebut kembali ponsel miliknya,” ujarnya, Minggu 18 Januari 2026.
Salah satu pelaku justru menyerang korban secara brutal. Pelaku memukul dahi korban menggunakan kayu dan mencekik lehernya. Meski korban sudah memohon dan berjanji tidak akan melaporkan kejadian tersebut asalkan dilepaskan, pelaku tetap memukul kepala korban sebelum akhirnya melarikan diri.
Sat Reskrim Polres Bima pun bergerak cepat memburu pelaku. Berbekal laporan korban yang mengenali ciri-ciri pelaku, Kasat Reskrim AKP Abdul Malik segera menerjunkan Tim Resmob ke lokasi kejadian.
Diketahui, salah satu pelaku (RS) sempat diamankan di Mapolsek Manggelewa, Polres Dompu, oleh personel Polsek Sanggar untuk menghindari amukan massa. Tim Resmob Polres Bima kemudian menjemput pelaku untuk diproses lebih lanjut di Mapolres Bima.
"Kami telah mengamankan satu terduga pelaku berinisial RS. Sementara itu, satu pelaku lainnya berinisial A masih dalam pengejaran intensif," ungkap AKP Abdul Malik.
Pihak kepolisian menegaskan tidak akan tinggal diam dan terus memburu pelaku yang masih buron. "Kami akan terus mengejarnya hingga tertangkap," tegasnya.