Polisi Ungkap Pencurian Baut Rel KA di Blitar

KBRN, Blitar : Kepolisian Sektor Sanankulon, Polres Blitar Kota berhasil membongkar kasus pencurian baut penambat bantalan rel kereta api yang terjadi di jalur KA wilayah Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar.

Dari dua pelaku yang terlibat, satu orang telah ditangkap, sedangkan satu pelaku lainnya masih dalam daftar pencarian orang.

Kasi Humas Polres Blitar Kota AKP Samsul Anwar mengatakan kasus ini terungkap setelah warga melaporkan aktivitas mencurigakan di sekitar jalur rel KA pada Rabu (7/1/2026) dini hari. Dua pria terlihat berada di KM 127+3/4, sisi selatan Lapangan Bhirawa, Desa Kalipucung, dan menimbulkan suara benturan keras dari area rel.

Petugas SPKT bersama Unit Reskrim Polsek Sanankulon yang menerima laporan segera mendatangi lokasi. Setibanya di tempat kejadian, polisi mendapati satu pelaku telah lebih dulu diamankan warga karena tertangkap basah tengah melepas baut penambat rel.

"Pelaku diamankan warga saat sedang beraksi. Dari hasil pemeriksaan awal, ditemukan belasan baut rel yang sudah dilepas," kata Kasi Humas Polres Blitar Kota AKP Samsul Anwar, Minggu (11/1/2026).

Pelaku yang ditangkap berinisial DA (26), warga asal Kalimantan Selatan yang tinggal di Kelurahan Tlumpu, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar. Sementara rekannya berinisial D (30), warga Kecamatan Sanankulon, berhasil melarikan diri dan kini diburu polisi.

Dalam proses pengembangan perkara, polisi kembali menemukan puluhan baut rel KA yang sebelumnya telah dicabut dan disembunyikan pelaku di lokasi berbeda. Total barang bukti yang diamankan mencapai 67 baut rel dengan berat sekitar 22 kilogram.

"Masih ada satu pelaku yang saat ini sedang dalam pencarian, karena saat itu melarikan diri," ujarnya.

Aksi pencurian tersebut menyebabkan PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mengalami kerugian materil sekitar Rp4,1 juta serta berpotensi membahayakan keselamatan perjalanan kereta api.

Saat ini, pelaku DA beserta barang bukti telah diamankan di Polsek Sanankulon untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Sementara polisi terus melakukan pengejaran terhadap satu pelaku lainnya yang masih buron.

Rekomendasi Berita