Ini Sirkuit Las Vegas, Tempat Balapan F1 Berikutnya

KBRN, Jakarta: Balapan Formula 1 akan berlangsung di sirkuit jalanan Las Vegas Strip Circuit yang mengitari pusat kota Las Vegas, Nevada, Amerika Serikat, dilansir dari laman Formula1.com perhelatan ini dijadwalkan berlangsung pada Kamis (20/11/2025) sampai Sabtu (22/11/2025). Sirkuit sepanjang 6,201 km dengan 17 tikungan ini menggabungkan kecepatan lurus dan langkah-tikungan jalanan kota, menciptakan tantangan tersendiri bagi pembalap.

Lokasi malam hari di tengah gemerlap kota memberi pemandangan spektakuler sekaligus kondisi pencahayaan dan suhu yang berbeda. Meskipun kota Las Vegas pernah menggelar F1 pada era 1980-an (Caesars Palace Grand Prix tahun 1981 sampai 1982), sirkuit modern ini dibangun baru dan mulai digunakan pada musim 2023.

Dilansir dari laman f1lasvegasgp.com lintasan memiliki dua zona DRS (Drag Reduction System) yang memungkinkan overtaking lebih besar karena adanya dua area pengereman setelah bagian-lurus panjang. Salah satu straight terpanjang adalah sekitar 1,9 km yang melewati Las Vegas Strip, menjadikannya titik kunci untuk kecepatan tinggi dan peluang menele-lorr (slipstream) yang besar.

Lintasan melewati atau berada sangat dekat dengan landmark seperti Caesars Palace, Bellagio, dan The Venetian Resort Las Vegas, menjadikannya salah satu sirkuit yang paling “ikonik” secara visual dalam kalender F1. Pemandangan gemerlap lampu kota dan arsitektur megah menjadi latar menakjubkan bagi mobil-mobil yang melaju kencang di malam hari.

Namun, di balik keindahan dan kemegahan yang ditawarkan, tidak semua pihak memandang positif ajang ini. Beberapa tokoh dan mantan pelaku F1 menilai bahwa balapan di Las Vegas terlalu menonjolkan sisi hiburan dibandingkan esensi olahraga balap itu sendiri.

Peta lintasan sirkuit jalanan Las Vegas Strip Circuit. (Foto: Formula1.com)

Dilansir dari laman si.com , Bernie Ecclestone (mantan bos besar F1) memberikan komentar yang cukup keras untuk F1 yang dilaksanakan di Las Vegas pada 15 November 2023, Ia mengatakan, “It has nothing to do with Formula 1,” ketika membahas penggelaran GP di Las Vegas. Ecclestone mengkritik bahwa event di Las Vegas lebih banyak tentang hiburan dan lokasi spektakuler daripada karakter sirkuit dan balapan F1 tradisional.

Namun kritik tersebut tidak sepenuhnya memadamkan antusiasme publik terhadap ajang bergengsi ini. Ribuan penonton dari seluruh dunia diperkirakan akan memadati tribun dan hotel di sepanjang Las Vegas Strip tahun 2025 untuk menyaksikan pertarungan sengit para pembalap papan atas.

Pada edisi sebelumnya tahun 2024, George Russell tampil dominan dengan meraih pole position dan menuntaskan balapan sebagai juara, membawa kemenangan ganda untuk tim Mercedes bersama Lewis Hamilton. Sementara itu, Max Verstappen tetap menegaskan dominasinya secara keseluruhan dengan mengunci gelar juara dunia keempat meski hanya finis di posisi kelima.

Menjelang Grand Prix Las Vegas 2025, persaingan diprediksi akan semakin panas dengan Ferrari, Red Bull, dan Mercedes sama-sama berambisi menaklukkan “City of Lights”. Dalam sorotan lampu neon dan riuh penonton, siapa pun yang berhasil menaklukkan sirkuit glamor ini tak hanya akan membawa trofi kemenangan, tetapi juga akan tercatat dalam sejarah sebagai penguasa Las Vegas di panggung Formula 1.

Rekomendasi Berita