Pasambahan, Warisan Minangkabau Menjaga Adab dan Kearifan

RRI.CO.ID, Jakarta - Pasambahan merupakan salah satu warisan sastra lisan Minangkabau yang memiliki kedudukan penting dalam kehidupan adat dan budaya. Hal itu disampaikan oleh Zulfikar Angku Mudo dalam acara Apresiasi Budaya Minangkabau, ''Minang Bakaba Lamak di Danga' yang disiarkan RRI Pro 4 Jakarta melalui sambungan telp, Rabu, (14/01/2026). Menurutnya, pasambahan berbentuk pantun sarat makna yang berisi ungkapan hikmah, permohonan izin, permintaan maaf, serta penghormatan kepada yang hadir dalam berbagai upacara adat Minangkabau.


“Pasambahan bukan sekadar untaian kata-kata indah, tetapi menjadi landasan komunikasi adat yang menjunjung tinggi kesopanan dan kearifan lokal,” ujar Zulfikar. Ia menegaskan bahwa melalui pasambahan, nilai baso-basi atau tata krama adat terjaga, sekaligus mencerminkan cara masyarakat Minangkabau bermusyawarah dan berinteraksi secara santun.


Dalam praktik adat, pasambahan memiliki tujuan utama sebagai bentuk penghormatan kepada tamu dan tuan rumah, media penyampaian petatah-petitih serta nilai adat, sekaligus menciptakan suasana resmi dan sakral. Bahasa yang digunakan pun khas, dikenal sebagai bahaso adat, dengan struktur pantun yang mengandung kiasan, peribahasa, serta aturan tutur sesuai hubungan kekerabatan atau kato nan ampek.


Pasambahan biasanya disampaikan oleh tuo sumando, niniak mamak, atau tukang pasambahan—orang yang memahami seluk-beluk adat dan fasih berbahasa adat. Di dalamnya terkandung nilai hormat dan sopan santun, permohonan izin dan maaf sebagai wujud kerendahan hati, semangat musyawarah, serta nasihat hidup yang bersumber dari falsafah Minangkabau.


Fungsi pasambahan hadir dalam berbagai peristiwa adat, mulai dari penyambutan tamu agung, pernikahan, pengangkatan penghulu, musyawarah adat, hingga upacara kematian dan syukuran. Dengan pasambahan, setiap urusan adat diawali dan diakhiri dengan adab, menegaskan betapa dalamnya budaya Minangkabau menempatkan kesopanan, kebersamaan, dan kebijaksanaan sebagai fondasi kehidupan bermasyarakat.

Rekomendasi Berita