Ergonomi Inovatif Menopang Keberlanjutan Produk UMKM

KBRN, Denpasar: Penerapan prinsip ergonomi kian dipandang sebagai strategi inovatif dalam menjaga keberlanjutan produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Pendekatan ini tidak hanya berorientasi pada kenyamanan pengguna, tetapi juga pada efisiensi proses produksi, peningkatan kualitas produk, serta daya saing jangka panjang di tengah dinamika pasar yang semakin kompetitif.

Pelaku UMKM VARBN asal Badung, Arya Manggalayudha Wijaya kepada RRI Denpasar menyampaian, dalam persaingan pasar saat ini, UMKM melakukan inovasi produk dengan Teknik research and development.

“Setiap bulan kami membuat inovasi dengan teknik research and development, dengan fungsinya agar membantu,” ujarnya pada Senin (29/12/2025).

Arya Manggala menambahkan, pemilihan material, ukuran, bobot, hingga bentuk produk dekorasi rumah disesuaikan dengan karakter pengguna. Hal ini menjadi faktor penting bagi UMKM dalam menjaga konsistensi kualitas sekaligus menekan biaya operasional. Ia turut menyebut, adaptasi dengan environment menjadi salah satu hambatan saat ini.

“Tantangannya untuk adaptasi dengan environment yang baru, sehingga kami masih mengevaluasi ketepatan pasar,” ucapnya.

Arya menegaskan, melalui inovasi ergonomi, UMKM seperti VARBN menunjukkan bahwa keberlanjutan produk tidak semata ditentukan oleh skala usaha, melainkan oleh kemampuan membaca kebutuhan manusia sebagai pengguna akhir. Pendekatan ilmiah yang berpadu dengan kreativitas menjadi kunci agar UMKM tetap relevan, adaptif, dan berdaya saing di era ekonomi kreatif.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita