Solar Hybrid Ubah Rumah dan Mobil

RRI.CO.ID, BENGKULU – Teknologi sel surya hibrida berbasis perovskite-silicon mulai menjadi perhatian dunia karena efisiensinya melampaui panel surya konvensional. Riset menunjukkan teknologi ini mampu menghasilkan listrik lebih besar dengan ukuran panel yang lebih kecil. Kondisi ini membuka peluang pemanfaatan energi surya di rumah perkotaan dengan keterbatasan lahan.

Panel surya perovskite-silicon bekerja dengan menggabungkan dua lapisan material yang menyerap spektrum cahaya lebih luas. Pendekatan ini meningkatkan konversi energi matahari menjadi listrik secara signifikan. Sejumlah jurnal energi terbarukan mencatat efisiensi teknologi ini telah melampaui 27 persen.

Keunggulan tersebut membuat panel surya hybrid berpotensi digunakan tidak hanya di atap rumah, tetapi juga pada kendaraan listrik. Panel yang lebih ringan memungkinkan pemasangan pada mobil listrik sebagai sumber energi tambahan. Hal ini dinilai mampu memperpanjang jarak tempuh kendaraan tanpa bergantung penuh pada stasiun pengisian.

Dari sisi pengembangan energi bersih, teknologi ini dinilai sejalan dengan target transisi energi global. Negara-negara berkembang, termasuk Indonesia, berpotensi memanfaatkannya untuk memperluas akses listrik ramah lingkungan. Teknologi ini juga dinilai lebih fleksibel untuk daerah dengan infrastruktur terbatas.

Dikutip dari laman jurnal Renewable Energy pada Kamis, 15 Januari 2026, pengembangan sel surya perovskite-silicon diproyeksikan memasuki tahap komersial dalam beberapa tahun ke depan. Para peneliti menilai stabilitas materialnya terus meningkat. Hal ini memperkuat prospek teknologi tersebut sebagai solusi energi masa depan.

Rekomendasi Berita