Bank Aceh Imbau Nasabah Jaga Kerahasiaan Data Pribadi

  • 20 Jan 2026 18:37 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Banda Aceh — Manajemen PT Bank Aceh Syariah mengimbau seluruh nasabah untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap maraknya upaya penipuan yang mengatasnamakan Bank Aceh, khususnya melalui modus iming-iming Gebyar Bank Aceh maupun undian berhadiah palsu yang beredar di media sosial, aplikasi pesan singkat, hingga panggilan telepon.

Belakangan ini, Bank Aceh menemukan sejumlah akun palsu dan pesan berantai yang menjanjikan hadiah dengan syarat mudah dengan mencatut nama dan logo resmi Bank Aceh. Modus tersebut merupakan bentuk phishing atau penipuan digital yang bertujuan mencuri data pribadi serta menguras saldo rekening nasabah.

Direktur Utama Bank Aceh, Fadhil Ilyas, melalui Sekretariat Perusahaan Bank Aceh, Ilham Novrizal, menegaskan bahwa keamanan dana dan data nasabah merupakan prioritas utama perbankan, namun membutuhkan peran aktif dari nasabah.

“Kami mengamati adanya peningkatan upaya penipuan digital yang semakin canggih. Pelaku kerap menggunakan identitas palsu yang sangat mirip dengan identitas resmi Bank Aceh untuk mengelabui masyarakat. Karena itu, kami mengimbau agar nasabah tidak pernah memberikan data sensitif kepada siapa pun, termasuk pihak yang mengaku sebagai karyawan bank,” ujar Ilham, Selasa (20/1/2026).

Ia menegaskan, Bank Aceh tidak pernah meminta informasi rahasia nasabah melalui saluran komunikasi yang tidak resmi.

“Bank Aceh tidak pernah meminta PIN, password, maupun kode OTP melalui media sosial atau telepon. Jika ada pihak yang meminta data tersebut, dapat dipastikan itu adalah hoaks dan upaya penipuan. Segera abaikan dan laporkan melalui kanal resmi Bank Aceh,” tegasnya.

Berdasarkan laporan yang diterima, modus penipuan yang sering digunakan antara lain pemberitahuan sebagai pemenang undian berhadiah yang mengharuskan nasabah memberikan data akun atau membayar biaya administrasi tertentu, serta akun palsu yang menggunakan logo Bank Aceh dan secara aktif menghubungi nasabah melalui pesan pribadi.

Sebagai langkah pencegahan, Bank Aceh mengimbau nasabah agar hanya berinteraksi dengan akun media sosial resmi Bank Aceh, tidak pernah membagikan kode OTP kepada siapa pun, serta selalu menggunakan aplikasi Action Mobile Banking yang diunduh melalui Google Play Store atau Apple App Store. Nasabah juga diminta menghindari mengklik tautan mencurigakan dari nomor tidak dikenal yang mengarah pada pengisian data pribadi.

Untuk memperoleh informasi resmi maupun menyampaikan pengaduan, nasabah dapat menghubungi Contact Center Bank Aceh di nomor 1500845 atau mengakses website resmi www.bankaceh.co.id.

“Bank Aceh terus berkomitmen memperkuat sistem keamanan siber secara berkelanjutan. Kami mengajak seluruh nasabah bersama-sama menjaga keamanan finansial di era digital ini,” tutup Ilham. (*)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....