Fakultas Peternakan UGM Ciptakan Inovasi Pakan Ternak

RRI.CO.ID, Yogyakarta – Sektor peternakan di Indonesia, menghadapi sejumlah tantangan. Yaitu pemenuhan kebutuhan pakan ternak hijauan bernutrisi tinggi, sekaligus mudah diperoleh para peternak dengan harga yang terjangkau.

Maka, Dosen Fakultas Peternakan (Fapet) Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta Profesor Nafiatul Umami, melakukan riset pengembangan pakan ternak hijauan. Salah satunya hasilnya diberi nama Rumput Gama Umami.

Rumput varietas baru tersebut, berasal dari Rumput Gajah yang ditanam Fakultas Peternakan UGM sejak tahun 1959. Kemudian, Profesor Nafiatul bekerjasama dengan BATAN, untuk memperbaiki kualitas rumput tersebut.

”Rumput Gajah kami muliakan (rawat) dengan teknik radiasi sinar gamma,” katanya dalam acara Fapet Menyapa di UGM, Rabu, 14 Januari 2026. ”Saat ini, rumput Gama Umami telah mendapat tanda daftar varietas baru.”

Selain Rumput Gama Umami, hasil riset di Laboratorium Hijauan Makanan Ternak dan Pastura (HMTP) Fapet UGM juga menghasilkan sejumlah inovasi pakan hijauan lainnya. Yaitu tanaman Alfalfa Tropik dan Cikory.

Khusus untuk Cikory, sudah ditanam di 10 Balai Penelitian Ternak Ungul dan Hijauan Pakan Ternak (BPTU HPT). Lokasinya tersebar di wilayah Indonesia.

”Hasilnya sangat menggembirakan,” ujarnya. ”Karena dapat tumbuh baik, sebagai koleksi pakan lokal Indonesia.”

Sedangkan Pakar Ilmu Nutrisi Ternak UGM Profesor Bambang Suhartanto mengatakan, pakan hijauan bernutrisi tinggi lebih populer disebut green concentrate. ”Yang mampu memenuhi kebutuhan nutrisi ternak sehingga lebih efisien.”

Rekomendasi Berita