Sego Ningrat Layani Sarapan Pagi di Jalan Magelang

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Pagi di Yogyakarta kerap diisi aktivitas warga yang mencari sarapan cepat namun mengenyangkan. Di antara pilihan tersebut, Sego Ningrat hadir dengan sajian nasi kuning bercita rasa pedas. Usaha kuliner ini telah beroperasi sejak 2011 dan menjadi bagian dari dinamika kuliner lokal selama lebih dari satu dekade.

Sego Ningrat dirintis Arif Santoso bersama istri dan memulai perjalanan usaha dari kawasan Kridosono, Yogyakarta. Pada masa awal, usaha ini dijalankan dengan sarana sederhana sebelum berkembang menjadi

food truck. Perubahan bentuk usaha dilakukan seiring kebutuhan mengikuti pameran dan berbagai kegiatan event.

“Dulu awal-awal di Kridosono pertama kali. Itu cuma pakai mobil biasa aja. Ini saya bikin food truck ini 2013,” ucap Arif.

Nama Sego Ningrat dipilih sejak awal berdiri dan terus digunakan hingga kini. Penamaan tersebut merujuk pada konsep menu yang dihadirkan kepada konsumen. Identitas ini kemudian dikenal melalui sajian nasi kuning dengan karakter rasa berbeda dari kebiasaan kuliner di Yogyakarta.

“Sego Ningrat artinya singkatan, Sego kuning rasa lezat,” ujarnya.

Ciri utama Sego Ningrat terletak pada penggunaan ayam suir pedas khas bumbu Bali. Sajian ini dihadirkan sebagai variasi rasa di tengah dominasi kuliner bercita rasa manis. Perpaduan nasi kuning rempah, ayam suir pedas, kering tempe, dan mi goreng menjadi menu yang dipertahankan hingga kini.

“Kalau di Jogja ini kan identiknya manis. Nah, jadi kita buat nasi kuning yang kondimennya ada ayam suirnya tapi pedas, khas bumbu Bali,” ucapnya.

Saat ini, Sego Ningrat berjualan di Jalan Magelang KM 4.5, Sleman, tepatnya di depan Kakkoi.

Food truck ini melayani pembeli mulai pukul 06.00 WIB hingga sekitar pukul 11.00 WIB, atau sampai dagangan habis. Pola penjualan pagi dipilih untuk menyasar kebutuhan sarapan masyarakat.

Pembeli menikmati nasi kuning Sego Ningrat di depan food truck yang beroperasi di Jalan Magelang KM 4.5, Sleman. (Foto: RRI Yogyakarta)

Menu nasi kuning Sego Ningrat dijual dengan harga mulai Rp12.000 per porsi. Pembeli juga dapat menambah lauk sesuai selera, seperti telur atau ayam. Untuk anak-anak atau konsumen yang tidak menyukai ayam suir pedas, lauk utama dapat diganti dengan abon ayam.

Perjalanan Sego Ningrat tidak selalu berjalan mulus. Usaha ini sempat berpindah lokasi dan terdampak pandemi Covid-19 ketika kegiatan

event berhenti. Setelah itu, Arif kembali menyesuaikan pola penjualan dengan fokus pada jam pagi dan pesanan daring.

Selain menu nasi kuning, Sego Ningrat juga mengembangkan produk

Tumpeng Cake dengan berbagai bentuk dan ukuran sesuai permintaan. Hingga kini, usaha tersebut terus berproses dan bertahan melalui pelanggan tetap serta pesanan khusus.

Rekomendasi Berita