Komnas PA Prihatin Anak Putus Sekolah akibat Kerja

KBRN, Belitung Timur : Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Bangka Belitung prihatin banyaknya anak putus sekolah karena harus bekerja.

"Ini menjadi salah satu permasalahan ketika support dari orang tua untuk mendorong anaknya untuk terus bersekolah itu kurang atau keinginan anak untuk sekolah tidak difasilitasi orang tua

Kami sering menemukan anak putus sekolah karena mereka sudah dihadapkan dengan kondisi dia harus bekerja dan dia sudah merasa enak mendapatkan uang dari kerja misalnya di Tambang Inkonvensional yang itu jelas mematikan semangat si anak untuk bersekolah. Tapi kalau orang tua tahu pentingnya pendidikan bagi anak-anaknya hal seperti ini pasti tidak akan terjadi," kata Ketua Komnas PA Bangka Belitung, Imelda Handayani, kepada RRI melalui sambungan telpon, Selasa (13/1/2026).

Permasalahan ini menurut Imelda wajib menjadi perhatian pemerintah dan seluruh insan pendidikan Tanah Air. Anak-anak adalah masa depan bangsa ini yang wajib mendapatkan pendidikan yang layak.

"Ini menjadi salah satu permasalahan ketika support dari orang tua untuk mendorong anaknya untuk terus bersekolah itu kurang atau keinginan anak untuk sekolah tidak difasilitasi orang tua. Semoga ke depan kasus seperti ini mendapat perhatian serius pemerintah baik pusat maupun daerah," ucapnya.



Rekomendasi Berita