Timnas Amputasi Indonesia Akui Keunggulan Spanyol 0-4
- by Iman
- Editor Syahrizal Budi Putranto
- 19 Jan 2026
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Tim Nasional Sepak Bola Amputasi Indonesia harus mengakui keunggulan Timnas Spanyol setelah kalah telak 0-4. Ini berlangsung pada turnamen Amputee Football International Challenge Cup (ICC) 2026 di Tokyo, Jepang, Minggu 18 Januari 2026.
Pelatih Kepala Timnas Amputasi Indonesia, Syahrul Ase, mengakui keunggulan taktik dan strategi Spanyol. "Ini menjadi bahan evaluasi selain stamina para pemain yang harus lebih diperbaiki," ujarnya.
Menurut Syahrul, selama tiga hari turnamen tim besutannya mendapat pengalaman yang sangat bagus. Terutama untuk persiapan di dalam negeri dan mengikuti ajang internasional di masa mendatang.
"Taktik dan strategi dari ketiga tim lawan banyak sekali yang kami pelajari," ujarnya. Mulai dari cara menyerang dan bertahan, melakukan passing, serta mengambil keputusan cepat di lapangan.
Pemain belakang Timnas Amputasi, Aziz Firmansyah, juga mengaku mendapat banyak pelajaran dari turnamen tersebut. "Kita sudah berjuang tetapi hasilnya belum sesuai dengan apa yang diinginkan," ujarnya.
Aziz bertekad akan lebih maksimal dalam bermain ke depannya dan berharap Timnas bisa lebih berkembang. "Semoga kami bisa lebih berkembang dan mengikuti berbagai ajang internasional lainnya," ujar lajang asal Sumedang ini.
Perjuangan Timnas Amputasi Indonesia mendapat apresiasi dari Kedutaan Besar RI (KBRI) Tokyo. "Kami mengapresiasi usaha keras yang telah ditunjukkan Timnas Sepak Bola Amputasi Indonesia," kata Koordinator Fungsi Penerangan Sosial Budaya KBRI Tokyo, Muhammad Al Aula.
Menurut dia, warga negara Indonesia (WNI) di Jepang sangat antusias mendukung mereka langsung di tribun stadion. "Meskipun hasil belum berpihak, upaya keras pemain dan ofisial menjadi bukti bahwa kita telah menujukkan usaha maksimal," ucapnya.
Turnamen Amputee Football ICC 2026 digelar pada 16-18 Januari 2026 di Komazawa Olympic Park General Sports Ground, Tokyo. Selain Indonesia, kejuaraan ini juga diikuti tiga negara lainnya yaitu Jepang, Polandia, dan Spanyol.
Pada turnamen tersebut, Timnas Indonesia masih harus mengakui keunggulan lawan-lawannya. Selain kalah 0-4 dari Spanyol, Aziz dan kawan-kawan harus menyerah 0-3 dari Jepang dan 2-9 dari Polandia.