Bandeng Presto Mama Karra Khas Semarang

  • by Sutono
  • Editor Setyawan Jayadi
  • 31 Des 2025
  • Semarang

KBRN, Semarang: Bandeng Presto Mama Karra adalah usaha milik Ayu Ninik Sumarni (Marni) yang dirintis sejak tahun 2001. Marni membuka usaha bandeng presto karena sejak duduk di bangku SMP sudah sangat menyukai kuliner tersebut.

"Awalnya merintis usaha ini saya coba dengan membuat bandeng presto lalu dibagikan ke beberapa tetangga. Responnya sangat baik dan bahkan saya disarankan untuk menjual bandeng presto itu," tutur Marni dalam dialog Prigel 'Kiprah UMKM' Pro4 RRI Semarang, Rabu (17/12/2025).

Dari testimoni positif itulah Marni kemudian membuat bandeng presto lagi dan dititipkan ke warung belanja di dekat rumahnya. "Awalnya saya coba 5 kg, kok laris? Lalu saya tambah lagi 10 kg dan seterusnya. Karena laris, kemudian anak menyarankan untuk membuat onlinenya seperti di Google Maps itu," tambah Marni.

Karena itulah penjualan Bandeng Presto Mama Karra beralih secara online dan sudah tidak menitipkan produknya di warung. Pesanan tidak hanya datang dari dalam Kota Semarang, luar kota juga banyak yang memesan bahkan dari luar pulau Jawa seperti Palembang, Flores, dan Sulawesi.

Adapun untuk proses produksi, Marni menuturkan bandeng yang digunakan harus dalam kondisi utuh atau tidak dihilangkan sisiknya. "Selain harus utuh, bandeng harus dibersihkan bagian dalamnya supaya higienis dan tidak mudah busuk," lanjutnya.

Sebelum dipresto, bandeng dibumbu terlebih dahulu dan ditiriskan selama kurang lebih 30 menit. Ulangi proses pemberian bumbu tadi sekali lagi supaya bumbunya benar-benar meresap.

"Setelah bumbunya meresap, bandeng tadi dipresto selama kurang lebih 2 jam atau 2,5 jam supaya lebih lunak. Bandeng kemudian bisa diolah untuk dikonsumsi," tutur Marni.

Selain bandeng presto, Marni juga menjual pepes bandeng presto sebagai bagian dari varian produknya. Inovasi lain yang ingin Marni realisasikan juga adalah kerupuk bandeng dan otak-otak bandeng. (FM)


Rekomendasi Berita