Polsek Pontianak Barat Amankan 27 Remaja Hendak Tawuran

  • 29 Des 2025 16:45 WIB
  •  Pontianak

KBRN, Pontianak: Polsek Pontianak Barat mengamankan sebanyak 27 remaja yang diduga hendak melakukan aksi tawuran di Jalan Tebu, Kecamatan Pontianak Barat, pada Minggu (28/12/2025) dini hari. Pengamanan dilakukan setelah polisi menerima laporan dari masyarakat yang resah dengan keberadaan sekelompok remaja mencurigakan.

Selain 27 remaja tersebut, polisi juga mengamankan 3 remaja lainnya yang sempat melarikan diri saat hendak diamankan. Ketiganya berhasil dikejar dan diamankan di Gang Kayu Manis, tidak jauh dari lokasi awal.

Kapolsek Pontianak Barat, AKP Basuki Arif Wibowo, mengatakan pihaknya langsung melakukan penyisiran setelah menerima laporan warga.

"Saat kami lakukan penyisiran, ditemukan satu kelompok yang terdiri dari 27 remaja di Jalan Tebu yang diperkirakan akan melakukan tawuran dan ketika hendak diamankan ada 3 orang yang melarikan diri namun berhasil diamankan di Gang Kayu Manis," ujar Basuki, Senin (29/12/2025).

Dari tangan para remaja dari kelompok tersebut, Polsek Pontianak Barat mengamankan juga 3 senjata tajam, 15 sepeda motor serta 22 handphone. Untuk mencegah terjadinya tawuran, seluruh remaja beserta barang bukti langsung dibawa ke Mapolsek Pontianak Barat guna pemeriksaan lebih lanjut.

Basuki menegaskan, pihaknya akan mengambil tindakan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Selain itu, orang tua para remaja serta Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kota Pontianak akan dipanggil untuk proses pembinaan.

"Kami mengimbau kepada orang tua agar lebih memperhatikan pergaulan anak-anak mereka. Tindakan pencegahan sangat penting untuk mencegah hal serupa terulang," kata Basuki.

Pihaknya juga berkomitmen untuk terus menjaga keamanan di wilayah hukum Polsek Pontianak Barat, serta menghimbau para orang tua untuk mengawasi anak remajanya agar tidak melakukan aksi tawuran dan kegiatan negatif lainnya.

"Patroli akan terus kami tingkatkan, terutama di titik-titik rawan terjadinya aksi tawuran dan tindak kejahatan lainnya, agar masyarakat merasa aman dan nyaman, serta diharapkan para orang tua agar selalu memantau aktivitas anak-anaknya," ujar Basuki, menjelaskan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....