Mengenal Morfologi Tanaman Buncis

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Tanaman buncis (

Phaseolus vulgaris L.) merupakan salah satu komoditas hortikultura penting yang banyak dibudidayakan di Indonesia. Tanaman ini termasuk dalam Kingdom Plantae, Divisi Spermatophyta, Subdivisi Angiospermae, dan tergolong ke dalam kelas tumbuhan dikotil.

Dikutip dari laman perpustakaan.pancabudi.ac.id buncis berada dalam famili Leguminaceae dan genus

Phaseolus, yang dikenal sebagai kelompok tanaman penghasil polong. Dari sisi morfologi, tanaman buncis memiliki sistem perakaran berupa akar tunggang yang kuat dan mampu menembus tanah hingga kedalaman lebih dari 60 sentimeter.

Akar-akar lateralnya menyebar mendatar di dalam tanah dan sebagian membentuk bintil akar atau nodula. Nodula ini berperan penting sebagai sumber utama nitrogen, sementara akar tanpa nodula berfungsi menyerap air dan unsur hara, sehingga mendukung pertumbuhan tanaman secara optimal.

Batang tanaman buncis berbentuk bulat, lunak namun cukup kuat, serta memiliki ruas-ruas yang jelas. Permukaan batang umumnya berbulu halus dan bercabang banyak sehingga tanaman tampak rimbun.

Warna batang bervariasi, mulai dari hijau hingga ungu, tergantung pada varietasnya. Ukuran batang relatif kecil dengan diameter hanya beberapa milimeter.

Daun buncis berbentuk bulat lonjong dengan ujung runcing dan tepi daun rata. Permukaan daun ditutupi rambut halus dan memiliki tulang daun menyirip. Daun tersusun majemuk, di mana setiap tangkai umumnya terdiri dari tiga helai daun. Ukuran daun buncis bervariasi antar varietas, mulai dari ukuran kecil hingga cukup besar.

Bunga buncis berukuran kecil dengan bentuk silindris. Bunganya memiliki kelopak berwarna hijau di bagian pangkal serta mahkota bunga yang warnanya beragam, seperti putih, ungu muda, hingga ungu tua. Bunga tumbuh bertangkai dan menjadi cikal bakal pembentukan polong.

Polong buncis merupakan bagian yang paling banyak dimanfaatkan. Bentuk polong sangat beragam, ada yang pipih dan lebar, bulat pendek, hingga silindris memanjang. Warna polong juga bervariasi, mulai dari hijau tua, hijau muda, hingga ungu. Tekstur polong umumnya halus dan renyah, meskipun beberapa varietas memiliki serat.

Biji buncis berbentuk bulat lonjong dengan ukuran relatif besar. Warna biji sangat beragam, antara lain putih, cokelat, hitam, merah, hingga ungu tua. Biji yang telah tua bersifat keras dan memiliki rasa hambar. Berat biji buncis pun bervariasi, tergantung varietasnya.

Rekomendasi Berita