Isra’ Mi’raj dan Pesan Penting Menjaga Sholat

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Isra’ Mi’raj mengajarkan kita agar tidak melupakan jasa orang tua, memakmurkan masjid, dan memantapkan ibadah sholat sebagai tiang kehidupan. Hal tersebut diungkapkan Ustadz HM Parlindungan Hasibuan, dalam Siaran Mutiara Pagi Pro 1 RRI Pekanbaru, Sabtu, 17 Januari 2026.

Siaran keagamaan tersebut disampaikan bertepatan dengan 28 Rajab 1447 Hijriah, momentum bersejarah dalam Islam yang menandai peristiwa Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW, yaitu perjalanan spiritual Rasulullah untuk menerima perintah sholat langsung dari Allah SWT.

Beliau mengangkat firman Allah SWT, dalam Surat Al-Isra' ayat 1 yang bunyinya:



سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ ۝١

Yang artinya :

"Mahasuci (Allah) yang telah memperjalankan hamba-Nya (Nabi Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidilaqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar lagi Maha Melihat." (QS. Al-Isra' Ayat 1)

Ustadz Parlindungan menjelaskan, peristiwa Isra’ Mi’raj terjadi setelah Rasulullah SAW menghadapi masa duka dan ujian berat dalam hidupnya. Melalui Isra’ Mi’raj, Allah SWT menghibur Rasulullah sekaligus menganugerahkan perintah sholat sebagai ibadah utama umat Islam.

Menurutnya, Isra’ Mi’raj yang dimulai dari Masjidil Haram bukan tanpa makna. Para ulama menafsirkan hal tersebut sebagai bentuk pengingat agar Rasulullah mengenang jasa para pendahulunya, khususnya Nabi Ibrahim AS yang membangun Ka’bah sebagai fondasi perjuangan tauhid.

Pesan moral ini, lanjut Ustadz Parlindungan, relevan bagi umat Islam saat ini, yakni tidak melupakan jasa orang tua. Ia menegaskan, ridho Allah SWT bergantung pada ridho orang tua, sehingga memuliakan dan berbakti kepada mereka menjadi jalan menuju kemuliaan di sisi Allah.

Selain itu, singgahnya Rasulullah SAW di Masjidil Aqsa mengandung pesan agar umat Islam senantiasa mendekatkan diri dengan masjid. Ia menilai, fenomena saat ini menunjukkan banyak masjid yang megah secara fisik, namun minim jamaah.

Puncak dari peristiwa Mi’raj, kata dia, adalah perintah sholat, satu-satunya ibadah yang diperintahkan langsung kepada Rasulullah SAW tanpa perantara malaikat. Hal ini menandakan betapa pentingnya sholat dalam kehidupan seorang Muslim.

Ustadz Parlindungan mengingatkan, kesibukan dunia tidak boleh menjadi alasan untuk melalaikan sholat. Ia menegaskan bahwa Allah SWT telah menjamin rezeki manusia, namun tidak menjamin ibadah jika sengaja ditinggalkan.

Melalui peringatan Isra’ Mi’raj ini, Ustadz Parlindungan mengajak seluruh pendengar RRI untuk memperbaiki kualitas sholat, memakmurkan masjid, serta memuliakan orang tua, agar kehidupan dunia dan akhirat senantiasa berada dalam keberkahan Allah SWT.

Rekomendasi Berita