Mahasiswa Polstat STIS Data Rehab Rekon Tanah Datar
- by Hans Primananda
- Editor Elan Silvia Sari
- 14 Jan 2026
- Padang
KBRN, Padang: Percepatan pemulihan wilayah pasca bencana di Sumatera Barat (Sumbar) mendapat dukungan tenaga ahli statistik. Badan Pusat Statistik (BPS) sebagai koordinator pengelolaan data di wilayah terdampak bencana bersama mahasiswa Praktek Kerja Lapangan (PKL) Politeknik Statistika (Polstat) STIS melakukan Pendataan Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana di Kabupaten Tanah Datar, Rabu (14/01/2026).
Kepala BPS Sumbar, Sugeng Arianto mengatakan, terdapat tiga tim yang dikerahkan untuk melakukan pendataan di wilayah Sumbar, yakni di Kabupaten Tanah Datar, Padang Pariaman, dan Agam. “Tim khusus Kabupaten Tanah Datar terdiri dari 10 anggota mahasiswa pilihan yang akan fokus pada validasi dan akurasi data wilayah terdampak bencana,” katanya.
Kegiatan tersebut merupakan implementasi Keppres Nomor 1 Tahun 2026, yang menetapkan Badan Pusat Statistik (BPS) sebagai koordinator pengelolaan data di wilayah terdampak bencana di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumbar. “Keterlibatan mahasiswa PKL ini kami harapkan dapat memperkuat kapasitas lapangan BPS dalam pemutakhiran data, sejalan dengan prinsip profesionalisme, integritas statistik, dan koordinasi lintas instansi,” ujarnya.
Sementara itu, Koordinator Wilayah Kabupaten Tanah Datar, Dona Dewi Putri mengatakan, sebanyak 10 mahasiswa didampingi 2 dosen pembimbing Polstat STIS mulai melakukan pendataan dalam rangkaian Pendataan Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana dalam rangka PKL di Kabupaten Tanah Datar. “Tadi telah kami berikan pengarahan teknis bagi mahasiswa dan dosen pembimbing sebelum mereka terjun langsung ke nagari-nagari yang terdampak,” katanya.
Selain itu, dijelaskannya, dosen pembimbing bertujuan memastikan metodologi statistik yang digunakan tetap terjaga kualitasnya. “Bagi para mahasiswa, PKL ini bukan sekadar tugas kampus, melainkan pengabdian nyata. Mereka akan mendapatkan pengalaman praktis dalam menangani data di kondisi darurat, sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi Pemerintah Kabupaten Tanah Datar dalam mempercepat pemulihan sosial dan infrastruktur pasca bencana,” kata Dona.