Sainz Tutup Musim Perdana Bersama Williams dengan Gemilang
- by Lie Liliana Dea Jovita
- Editor Seprianto
- 22 Des 2025
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Carlos Sainz menutup Formula 1 musim 2025 bersama Atlassian Williams Racing dengan capaian signifikan setelah proses adaptasi panjang. Pembalap asal Spanyol itu meraih dua podium bersejarah sekaligus membantu Williams finis kelima di klasemen konstruktor.
Sainz bergabung dengan Williams usai Ferrari menunjuk Lewis Hamilton sebagai penggantinya pada awal musim 2024. Dengan kontrak yang masih tersisa satu tahun, Sainz menimbang berbagai opsi yang ada sebelum memutuskan bergabung dengan Williams.
Pembalap berusia 31 tahun itu memilih tim pabrikan Inggris tersebut karena melihat proyeksi di bawah kepemimpinan James Vowles. Saat itu, banyak yang meragukan keputusan Sainz untuk bergabung dengan tim papan bawah tersebut.
Williams mengakhiri musim 2024 di posisi kesembilan dari sepuluh tim yang ada, dengan hanya mengantongi 17 poin. Capaian tersebut melonjak tajam pada 2025, dengan finis di peringkat kelima dan mengoleksi 137 poin.
“Musim ini berjalan jauh lebih cepat dari perkiraan saya. Jika sejak awal tahu Williams finis kelima dan meraih podium, saya pasti menerimanya,” ujar Sainz dikutip dari formula1.com.
“Jika saya mengatakan bergabung karena hasil-hasil ini akan terwujud, orang-orang mungkin tidak sepenuhnya percaya. Kini, saya memiliki hasil yang membuktikan alasan saya memilih tim ini,” ujar Sainz.
Pembalap berjuluk “Smooth Operator” itu sempat mengawali musim dengan tantangan karena harus menyesuaikan setelan mobil dan gaya mengemudi. Ia menyebut proses adaptasi setelah berpindah tim selalu membutuhkan waktu, namun kemajuan pasti terlihat.
Sainz tampil impresif di Baku dan berhasil menyelesaikan balapan di posisi ketiga untuk naik ke atas podium. Ini menjadi podium perdananya bagi Williams, sekaligus podium pertama bagi tim tersebut sejak 2021.
“Ada dua hal dari Baku yang saya nikmati, pertama, memberikan Williams podium pertama mereka setelah bertahun-tahun. Kedua, bagi saya pribadi, itu juga menjadi bentuk validasi,” ujar Sainz.
Sainz berhasil melanjutkan tren positifnya dengan finis ketiga pada balapan Sprint di Austin, Texas. Ia kemudian menutup musim dengan meraih podium keduanya bersama Williams di GP Qatar.
Sementara itu, Kepala Tim Williams, James Vowles, mengaku pencapaian timnya di musim 2025 ini melampaui ekspektasi yang ada. Ia berharap hasil ini menunjukkan arah yang sedang mereka tuju, serta keyakinan terhadap performa tim di masa depan.
“Kami tetap berada di Formula One untuk meraih gelar juara. Kami masih sangat jauh dari target itu, tetapi pekerjaan kami kini mulai membuahkan hasil,” ujar Vowles.