Skenario Perebutan Gelar Formula 1 di Abu Dhabi
- by Lie Liliana Dea Jovita
- Editor Heri Firmansyah
- 3 Des 2025
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Abu Dhabi: Kejuaraan dunia Formula 1 memasuki babak penentuan pada Grand Prix Abu Dhabi di Sirkuit Yas Marina, Minggu (7/12/2025). Persaingan ketat itu menghadirkan skenario menarik antara Lando Norris, Max Verstappen, dan Oscar Piastri.
Norris masih memimpin di puncak klasemen dengan selisih 12 poin dari Verstappen dan unggul 16 angka dari Piastri. Ketiganya akan bersaing di atas lintasan yang kerap menghadirkan penutup musim dramatis dalam beberapa tahun terakhir.
Norris menjadi favorit di atas kertas berkat margin poin yang lebih nyaman. Ia hanya butuh finis di posisi ketiga untuk dapat mengunci gelar juara dunia perdananya.
Jika pembalap asal Inggris itu tidak bisa naik podium, ia setidaknya harus finis di depan Verstappen dan Piastri. Skenario lainnya adalah dengan meraih 12 poin lebih banyak dari Verstappen dan 16 poin dari Piastri.
Namun, Verstappen juga menjadi ancaman serius setelah tampil konsisten dengan lima kemenangan dalam delapan balapan sebelum Abu Dhabi. Pembalap Red Bull itu sebelumnya bahkan tertinggal lebih dari 100 poin pada GP Monza awal September lalu.
Meski demikian, Verstappen membutuhkan kemenangan pada Grand Prix Abu Dhabi untuk dapat mengamankan gelar juara dunia kelimanya itu. Ia juga harus memastikan Norris finis di posisi keempat dan Piastri tidak meunggulinya lebih dari 5 poin.
Sementara itu, Piastri memiliki kans paling kecil untuk memenangkan gelar. Pembalap McLaren itu harus meraih kemenangan di Abu Dhabi, dengan catatan rekan setimnya, Norris, finis keenam.
McLaren sendiri sudah mengamankan gelar konstruktor sejak Grand Prix Singapura berkat performa gemilang dua pembalapnya itu. Mereka memiliki mobil yang jauh lebih unggul, terutama di tikungan panjang berkecepatan menengah dan tinggi.
Di sisi lain, Red Bull memiliki performa yang kurang konsisten dalam beberapa balapan terakhir. Terbaru, Verstappen sempat mengeluhkan terjadinya bouncing dan masalah kemudi pada Grand Prix Qatar akhir pekan lalu.
Persaingan ketat dipastikan akan terjadi antara dua pembalap McLaren, Norris dan Piastri. McLaren berjanji untuk memberi kesempatan setara, tetapi tidak munutup kemungkinan peluang strategi tim saat momen menentukan.
Sementara itu, Verstappen justru akan tampil tanpa beban. Juara dunia empat kali itu mengaku tidak masalah ia menang atau kalah, meski tetap berusaha tampil maksimal.
“Ini menunjukkan bahwa segalanya mungkin terjadi, tetapi kami tidak memiliki beban. Saya akan datang ke sana dan berusaha memaksimalkan mobil, serta berharap kami bisa sedikit lebih kompetitif,” ujar Verstappen.