Fakta Menarik Seputar Sirkuit Las Vegas Strip
- by Lie Liliana Dea Jovita
- Editor Bayu Wardhana
- 20 Nov 2025
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Las Vegas: Grand Prix Las Vegas kembali hadir dengan rangkaian malam yang penuh tantangan bagi sepuluh tim Formula One. Sirkuit Las Vegas Strip menyajikan karakter tak terduga yang tetap sulit dipahami meski sudah dua kali menggelar balapan.
Rangkaian akhir pekan dimulai dengan dua sesi latihan pada Kamis malam atau Jumat (21/11/2025) pagi waktu Indonesia. Sementara sesi kualifikasi digelar pada Sabtu (22/11/2025), sebelum balapan utama sejauh 50 putaran pada Minggu (23/11/2025).
Las Vegas menjadi tuan rumah Formula 1 pertama kali pada 2023, setelah absen sejak gelaran era Caesars Palace. Lintasan sepanjang 6,201 kilometer itu selalu menyajikan kejutan pada setiap penyelenggaraannya.
Dua
pole sitter berbeda pernah muncul di sini, yaitu Charles Leclerc pada 2023 dan George Russell pada 2024. Max Verstappen berhasil merebut kemenangan pada 2023, sementara Russell sukses mempertahankan posisi pertamanya hingga garis akhir.
Tampilan Sirkuit Las Vegas Strip dari udara (Foto: visitlasvegas.com)
Desain Sirkuit yang Menantang
Sirkuit ini memadukan lintasan lurus panjang dengan tikungan lambat yang membutuhkan presisi pengereman tinggi. Tantangan meningkat karena mobil harus mengurangi
downforce sehingga terasa lincah namun tidak stabil.Beberapa tikungan penting menghadirkan risiko besar, termasuk kombinasi tikungan enam dan tujuh yang menuntut pengereman tepat. Tikungan dua belas juga krusial karena menentukan kecepatan keluar menuju dua lintasan lurus.
Karakter sirkuit makin rumit akibat permukaan aspal yang sangat halus dan minim grip. Kombinasi material berlapis itu tetap licin meski digunakan sepanjang akhir pekan.
Kombinasi itu membuat tim sulit menemukan set-up yang benar-benar ideal. Vegas menjadi ujian besar karena setiap ketidakseimbangan langsung menghasilkan konsekuensi berat.

Mobil pembalap McLaren, Lando Norris, saat beraksi di Sirkuit Las Vegas Strip, Nevada, Amerika Serikat. (Foto: formula1.com)
Variabel Cuaca
Suhu malam yang dingin membuat ban sulit menjaga panas sepanjang lintasan lurus. Kondisi ini menghadirkan perubahan ekstrem antara cengkeraman kuat dan hilang secara tiba-tiba.
Balapan akhir pekan ini bahkan diprediksi akan berlangsung saat suhu lintasan hanya sekitar empat belas derajat Celsius. Perbedaan antara ban dingin dan rem panas dapat menciptakan perilaku mobil yang tidak stabil.
Untuk semua keunikan itu, Grand Prix Las Vegas tetap menjadi tontonan spektakuler. Balapan malam di sirkuit jalanan bertabur lampu neon ini terus menghadirkan kejutan menarik yang sayang untuk dilewatkan.
Baca Juga:
Jadwal Lengkap Formula 1 GP Las Vegas 2025