JEP Mobile Susah Payah Kalahkan Medan Falcons

RRI.CO.ID, Deli Serdang - Jakarta Electric PLN (JEP) Mobile harus bersusah payah mengalahkan tuan rumah Medan Falcons pada laga penutup Proliga 2026 di Deli Serdang. Tim asuhan Chamnan Dokmai itu dipaksa bermain lima set dengan skor akhir 3-2 setelah perlawanan sengit.

Kemenangan ini menjadikan JEP Mobile menyapu bersih dua kemenangan di Medan setelah sebelumnya mengalahkan Bandung bjb Tandamata 3-2. Pertandingan berlangsung ketat dengan skor 24-26, 25-20, 25-20, 20-25, dan 15-12 di GOR Voli Indoor Sport Center, Minggu (18/1/2026).

Asisten pelatih JEP Mobile Judiyanto mengakui penampilan timnya kurang maksimal karena faktor kelelahan usai pertandingan lima set sehari sebelumnya. "Pemain sering kehilangan fokus dan harus kembali bermain full set menghadapi Falcons," katanya.

Tim akan menggunakan jeda satu minggu untuk istirahat dan melakukan evaluasi menyeluruh sebelum menghadapi laga selanjutnya. Judiyanto yakin tim bisa tampil lebih baik di pertandingan mendatang dengan persiapan yang matang.

JEP Mobile yang turun dengan kekuatan penuh termasuk bintang asing Neriman Ozsoy dan Celeste Plak langsung ditekan oleh permainan disiplin Medan Falcons. Maya Indri dan kawan-kawan tampil tanpa beban meski statusnya sebagai tim tuan rumah.

Di set pertama, JEP sempat berada di atas angin saat mencapai set point 24-22 namun mental baja Falcons membalikkan keadaan. Mereka menyamakan kedudukan 24-24 dan menutup set pertama 26-24 setelah melewati fase deuce yang menegangkan.

Memasuki set kedua, skor ketat terus terjadi hingga kedudukan 7-7 sebelum JEP perlahan melepaskan diri dan unggul 16-11. Meski Falcons berusaha mengejar, JEP yang tampil lebih rapi berhasil mengunci set kedua dengan skor 25-20.

Pertahanan Falcons sempat membuat frustrasi Ozsoy dan Plak di awal set ketiga sebelum pengalaman JEP berbicara. Setelah imbang 10-10, mereka melesat meninggalkan Falcons hingga 16-10 dan menutup set 25-20.

Di luar dugaan, Falcons bangkit di set keempat dengan Vi Thi Nhu Quynh dan Maya Indri tampil menggila membalikkan skor. Mereka memimpin 22-16 dan memaksa pertandingan berlanjut ke set penentuan dengan skor 25-20.

Set kelima berlangsung sangat emosional dengan kedua tim saling balas serangan hingga interval di mana Falcons unggul tipis 8-7. Ketegangan memuncak saat skor kembar 10-10 dan 11-11 dalam situasi kritis.

JEP menunjukkan kematangan di poin kritis dengan unggul 13-12 sebelum meraih dua poin beruntun. Mereka akhirnya menyudahi perlawanan sengit Medan Falcons dengan skor 15-12 di set penentuan.

Meski kalah, Medan Falcons memberikan sinyal bahaya bagi tim-tim besar lainnya di Proliga 2026 dengan perlawanan sengit. Kualitas tim putri semakin kompetitif sementara JEP memiliki PR besar terkait konsistensi permainan.

Pelatih Falcons Marcos Sugiyama menyatakan rasa bangganya terhadap permainan tim meski mengalami kekalahan dalam laga tersebut. "Saya puas dengan performa tim yang memberikan perlawanan terbaik," ujarnya.

Perlawanan Falcons membuktikan bahwa kualitas kompetisi Proliga 2026 semakin merata dan tidak ada tim yang bisa dianggap enteng. JEP Mobile harus segera memperbaiki konsistensi sebelum memasuki putaran kedua turnamen.

Rekomendasi Berita