Pakar Keuangan Saran Atlet Segera Investasi

RRI.CO.ID, Jakarta - Perencana keuangan Safir Senduk mengingatkan atlet terutama atlet muda untuk menabung bonus dari pemerintah atau money prize pertandingan. Sebelumnya pemerintah mengucurkan bonus untuk atlet peraih medali SEA Games 2025.

“Menabung dari sekarang, investasi dari sekarang walau dapat sedikit. Sisihkan dari sekarang,”kata Safir Senduk kepada RRI.CO.ID, Minggu 18 Januari 2026.

Tantangan sebagai atlet adalah cedera yang mengganggu performa atlet bahkan memaksa atlet untuk pensiun dini dari olahraga. Apalagi masa kejayaan atlet atau golden age tidak akan berlangsung lama.

“Banyak atlet punya keinginan bagus dimasa depan, tapi apapun bisa terjadi bahkan pada tahun depan. Kalau tiba-tiba tidak aktif, jadi menabung jangan menunggu berprestasi dulu baru menabung,”ujarnya.

Ia menyarankan atlet selain menabung juga investasi seperti di saham atau reksadana. Menurutnya kedua instrumen itu lebih aman, resiko rendah dan mudah dipelajari.

“Kalau menurut saya, yang bagus saham dan reksadana. Keduanya bisa dicoba karena bisa dipelajari, cukup likuid dengan dana tidak besar, prospek baik kedepan,”katanya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo menyerahkan bonus kepada atlet dan pelatih senilai Rp465,25 miliar. Penyerahan secara simbolis berlangsung di Istana Negara, Jakarta.

Presiden Prabowo meminta agar bonus disimpan untuk masa depan terutama atlet muda. Pemberian bonus merupakan apresiasi dari negara untuk kerja keras atlet dan pelatih.

“Penghargaan berupa uang untuk menjadi tabunganmu untuk masa mendatang, dipakai untuk hal yang baik. Saya titip, saudara masih muda, jangan dipakai untuk tidak positif, ditabung untuk orang tua dan dirimu, ditabung ya,” kata Presiden Prabowo dalam sambutannya di Istana Negara, Kamis 8 Januari 2026.

Pemberian bonus tersebut diatur dalam Keputusan Menteri Pemuda dan Olahraga RI Nomor 219 tahun 2025. Keputusan menteri itu tentang pemberian penghargaan kepada olahragawan dan pelatih pada SEA Games ke-33 2025 di Thailand.

Adapun rincian jumlah bonus yakni atlet perorangan peraih medali emas Rp1.000.000.000 dan bonus tersebut terbesar di Indonesia. Selanjutnya atlet peorangan medali perak Rp315.000.000 dan perunggu Rp157.000.000.

Bonus atlet ganda yakni medali emas Rp800.000.000, peraih medali perak Rp252.000.000 dan perunggu Rp126,000.000. Selanjutnya untuk atlet yang bertanding secara beregu, medali emas Rp500.000.000, perak Rp220.500.000 dan Perunggu Rp110.250.000.

Bonus juga diberikan kepada pelatih baik perorangan/ganda maupun beregu. Pemberian bonus untuk pelatih karena berhasil membawa atlet meraih medali.

Adapun jumlah bonus yakni medali emas Rp300.000.000, perak Rp126.000.000 dan perunggu Rp63.000.000. Bonus untuk pelatih beregu, emas Rp400.000.000, perak Rp189.000.000 dan perunggu Rp94.500.000.

Rekomendasi Berita