Lima Jabatan Kepala OPD Kosong, Pemkot Percepat Selter

KBRN, Madiun: Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun bakal melelang atau menggelar seleksi terbuka (selter) untuk mengisi lima jabatan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang saat ini kosong. Awal pekan 2026 ini, diharapkan pendaftaran dapat dimulai.

Untuk diketahui, saat ini ada lima kursi kepala OPD yang masih kosong dan sementara diisi pelaksana tugas (Plt). Mulai dari, Dinas Perhubungan (Dishub). Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (Disbudparpora).

Lalu, Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Kemudian, ada Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pembangunan Daerah (Bapelitbangda). Serta, jabatan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim).

Wali Kota Madiun Maidi mengatakan, akan segera menggelar seleksi terbuka agar jabatan yang kosong ini dapat segera terisi. “Ini masih seleksi terbuka, istilahnya ditawarkan, (Aparatur Sipil Negara) dari daerah manapun seluruh Indonesia bisa ikut tes di sini,” ujarnya.

Maidi menjelaskan, awal Minggu 2026 diharapkan bisa segera lelang jabatan. “Minggu ini sudah mulai kami lelang, awal Januari. Insyaallah dengan proses ini bisa mendapatkan bibit-bibit yang lebih bagus".

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Madiun Haris Rahmanudin mengatakan, sesuai arahan Wali Kota dalam waktu dekat ini akan ada seleksi terbuka.

Untuk sementara, Haris menjelaskan, jabatan yang kosong diisi Plt. “Sudah ada eleson II (dua) JPTP (Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama) yang ditugaskan mulai Januari, ini untuk menjabat sebagai Plt di perangkat daerah yang ada".

Haris menjelaskan, ada beberapa syarat bagi calon peserta selter. “Ya, beberapa syarat seperti dia menjabat di administrator atau jabatan fungsional, yang ada kententuan terkait jabatan, dan pangkat minimal berapa, ada ketentuannya”.

Haris mengatakan, pada 2026 ini selain ada lima jabatannya yang kosong, ada dua pejabat yang nantinya pensiun. “Yang pensiun saya pada September nanti, dan Pak Heri (Wasana) Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan pada April,” ujarnya, mengakhiri.


Rekomendasi Berita