Kementrans Akan Kembangkan Balai Transmigrasi Jadi Eduwisata Transmigrasi

RRI.CO.ID, Jakarta: Kementerian Transmigrasi (Kementrans) RI akan melakukan pengembangan terhadap balai transmigrasi menjadi Kawasan Eduwisata Transmigrasi. Rencana ini merupakan upaya untuk menunjukkan wujud konkret dari transformasi transmigrasi.


"Transmigrasi hari ini berfokus pada pembangunan ekonomi dan investasi melalui pembukaan akses dan peningkatan nilai kawasan. Balai harus mempersiapkan program yang mendukung pembentukan kawasan ekonomi secara nyata," ujar Menteri Transmigrasi, Iftitah Sulaiman Suryanagara, di Jakarta, dikutip dari Antara, pada Senin 19 Januari 2026.

Iftitah pun menekankan pentingnya peran balai dalam menjangkau publik melalui konten di media sosial yang informatif. Terlebih terkait program strategis nasional pembangunan kawasan berbasis sains, nilai ekonomi dan investasi, serta penciptaan lapangan kerja.

Untuk mendukung peran balai transmigrasi, sekaligus memastikan keselarasan dengan prioritas nasional di lingkungan kementerian, Ia menerapkan sentralistik pola anggaran tahun 2026 sebagai arah baru kebijakan transmigrasi nasional. Perencanaan program dan anggaran tahun 2026 dialokasikan untuk program Revitalisasi dan Transformasi.

Adapun fokusnya yakni pada pembangunan ekonomi dan investasi, melalui pembukaan akses dan peningkatan nilai di kawasan transmigrasi.

Menurutnya, perlu ada transformasi pada peran balai-balai transmigrasi yang tidak hanya terpaku pada pelatihan pertanian konvensional, melainkan juga pengembangan pelatihan di sektor pariwisata, bahkan usaha berbasis industri. Iftitah pun mewajibkan setiap balai transmigrasi untuk menyusun modul pelatihan yang berorientasi bisnis, dengan istilah modul "Mencetak Uang di Kawasan Transmigrasi" berbasis komoditas unggulan seperti cabai, jamur, atau ternak.

Rekomendasi Berita