Hubungan Sehat Kunci Stabilitas Mental Remaja
- 14 Feb 2026 14:23 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ruteng - Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai, Jefrin Haryanto, menegaskan hubungan yang sehat memiliki pengaruh besar terhadap kondisi psikologis seseorang. Hal itu disampaikannya dalam wawancara bersama Pro 1 RRI Ende, Sabtu, 14 Februari 2026, saat membahas makna Valentine bagi kesehatan mental.
Menurut Jefrin, yang juga praktisi konsultan psikologi, banyak kasus gangguan kesehatan mental berawal dari relasi yang tidak sehat, seperti kurang perhatian, kehilangan makna diri, hingga kebingungan identitas. Kondisi tersebut dapat memicu kegelisahan, kecemasan, serta menurunnya rasa percaya diri.
Ia menjelaskan, hubungan yang mendukung kesehatan mental ditandai dengan sikap suportif, setara, dan saling memberi tanpa dominasi salah satu pihak. Relasi yang sehat juga bertujuan menghadirkan kebahagiaan bersama, bukan justru mempersempit ruang gerak dan potensi diri.
Jefrin mengingatkan, tidak sedikit orang bertahan dalam hubungan toksik karena ketergantungan emosional. Padahal, hubungan yang lebih banyak menghadirkan konflik dibanding kebahagiaan berpotensi menjadi sumber gangguan kesehatan mental.
Dalam konteks perayaan Valentine, ia mendorong masyarakat merayakannya secara sederhana namun bermakna. Menurutnya, perhatian tulus, komunikasi mendalam, dan kehadiran yang responsif jauh lebih berarti dibanding hadiah atau simbol materi.
Khusus bagi remaja, Jefrin menekankan pentingnya membangun hubungan atas dasar saling menghargai, komunikasi terbuka, dan batasan yang jelas. Ia juga mengimbau remaja untuk berani mencari bantuan kepada orang dewasa atau tenaga profesional jika mengalami kekerasan atau tekanan dalam hubungan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....