Ekonomi Digital Dorong UMKM Desa Hadapi Tantangan


KBRN, Ende: Ekonomi digital mendorong penguatan UMKM desa dalam menghadapi tantangan infrastruktur, literasi, dan akses pasar di daerah. Isu tersebut menjadi fokus dialog interaktif RRI yang membahas peran digitalisasi bagi masyarakat pedesaan, Jumat (9/01/2026).

Dialog disiarkan melalui Pro 1 RRI Ende dengan menghadirkan Pakar Ekonomi Digital, Dr. Mansyur Abdul Hamid, SE, MM. Ia hadir sebagai Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dalam dialog bertema penguatan ekonomi digital berbasis desember.

Mansyur menyampaikan bahwa kendala utama UMKM desa saat ini adalah keterbatasan infrastruktur digital dan jaringan internet. Kondisi tersebut menyebabkan pelaku usaha harus bekerja lebih keras untuk menjangkau pasar yang lebih luas, ujar Mansyur.

Ia menambahkan, pemerintah daerah perlu melakukan audit digital desa secara menyeluruh untuk memetakan potensi dan kebutuhan dasar. Ketersediaan sinyal serta kapasitas listrik yang belum stabil masih menjadi hambatan serius pengembangan ekonomi digital, ucapnya.

Selain infrastruktur, literasi digital masyarakat juga dinilai masih rendah, terutama di kalangan pelaku UMKM dan generasi muda. Oleh karena itu, kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan komunitas menjadi faktor penting dalam mendorong transformasi digital, kata Mansyur.

Dalam dialog tersebut, Mansyur juga mendorong pembentukan komunitas berbasis potensi lokal sebagai langkah awal keterlibatan ekonomi digital. Komunitas dinilai mampu memperkuat promosi produk unggulan daerah melalui pemanfaatan platform media digital.

Mansyur berharap dialog ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat desa untuk lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi. Dengan dukungan infrastruktur, literasi digital, dan kolaborasi lintas sektor, ekonomi digital diyakini mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat daerah.

Rekomendasi Berita