Enam Korban Bencana Hidrometeorologi Dimakamkan Secara Bermartabat

KBRN, AGAM - Prosesi penghormatan terakhir bagi enam jenazah korban bencana hidrometeorologi digelar dengan penuh khidmat di Masjid Agung Nurul Falah, Lubuk Basung, Rabu (7/1). Sholat jenazah dipimpin langsung Kapolda Sumatera Barat, Irjen Pol Gatot Tri Suryanta, dan diikuti Bupati Agam Ir. H. Benni Warlis, MM., Dt. Tan Batuah, Ketua DPRD Agam H. Ilham, Lc., M.A., Forkopimda, jajaran OPD, personel TNI–Polri, serta masyarakat.


Keenam jenazah tersebut merupakan korban yang belum teridentifikasi oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) dan tetap diperlakukan secara profesional, humanis, serta sesuai kaidah syariat. Usai disholatkan, jenazah dibawa beriringan menuju Tempat Pemakaman Umum (TPU) Sungai Jariang, Kampuang Baru, untuk dimakamkan secara bermartabat.


“Atas nama Pemerintah Kabupaten Agam dan seluruh masyarakat, kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya. Semoga para korban mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT,” ujar Bupati Agam.


Sementara itu, Kapolda Sumbar menegaskan bahwa negara hadir memastikan setiap proses pemulasaraan berjalan penuh penghormatan.


“Mulai dari evakuasi, identifikasi, hingga pemakaman, semuanya dilakukan dengan menjunjung tinggi nilai kemanusiaan,” tegasnya.


Pemerintah Kabupaten Agam bersama Polri, TNI, tenaga kesehatan, dan relawan terus bersinergi tidak hanya dalam proses pencarian dan identifikasi, tetapi juga memberikan pendampingan psikologis kepada keluarga korban. Masyarakat pun diimbau tetap tenang, bijak menyikapi informasi, serta memberikan kepercayaan penuh kepada petugas di lapangan.


Sebagai penutup, Kapolda Sumbar menyampaikan duka cita mendalam atas musibah ini.


“Mari kita doakan para korban agar diberi tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan serta ketabahan.” Tutupnya.

Rekomendasi Berita