Kacang Benguk, Manfaat Sehat dan Cara Mengolah Aman
- by Harry Zardi
- Editor Femmy Asti Yofani
- 18 Jan 2026
- Bengkalis
RRI.CO.ID,Bengkalis - Kacang benguk merupakan salah satu sumber protein nabati yang telah lama dimanfaatkan dalam kuliner tradisional Indonesia. Selain kaya protein dan serat, kacang ini juga mengandung berbagai mineral penting, seperti zat besi, kalsium, dan magnesium, yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan tubuh.
Mudah ditemukan di beberapa daerah, kacang benguk kerap menjadi bahan pangan sehari-hari, baik dalam bentuk tempe benguk, botok, maupun olahan tradisional lainnya.
Meski populer, tidak semua orang memahami manfaat kacang benguk secara menyeluruh maupun cara mengolahnya dengan aman. Padahal, teknik pengolahan yang tepat sangat menentukan keamanan dan nilai gizi kacang benguk. Bila diolah benar, nutrisi di dalamnya dapat dimanfaatkan secara optimal tanpa menimbulkan risiko kesehatan.
Dikutip dari alodokter, kacang benguk mengandung protein, serat, mineral, dan antioksidan alami yang dapat memberikan beragam manfaat bagi kesehatan. Berikut beberapa di antaranya:
1. Menjaga Kekuatan Otot
Sebagai sumber protein nabati, kacang benguk membantu membangun dan memperbaiki jaringan otot. Bagi yang ingin menambah asupan protein tanpa mengonsumsi banyak daging, kacang benguk bisa menjadi alternatif sehat. Kombinasi dengan sumber protein lain akan membuat manfaatnya lebih optimal.
2. Mendukung Kesehatan Saluran Pencernaan
Kandungan serat dalam kacang benguk membantu melancarkan pencernaan dan menjaga pergerakan usus tetap teratur. Konsumsi kacang benguk yang diolah dengan baik juga mendukung keseimbangan bakteri baik di usus, sehingga perut terasa nyaman dan lebih jarang kembung.
3. Memperkuat Tulang dan Gigi
Kalsium dan magnesium dalam kacang benguk penting untuk menjaga kepadatan tulang dan kekuatan gigi. Konsumsi rutin sebagai bagian dari pola makan seimbang dapat membantu mencegah tulang rapuh di usia lanjut.
4. Mendukung Program Penurunan Berat Badan
Protein dan serat tinggi dalam kacang benguk memberikan rasa kenyang lebih lama, sehingga dapat membantu mengurangi keinginan makan berlebihan. Selain itu, kandungan karbohidrat kompleksnya dicerna lebih lambat, menjadikannya pilihan tepat untuk menu diet sehat.
5. Mencegah Anemia
Zat besi dalam kacang benguk berperan penting dalam pembentukan sel darah merah. Kekurangan zat besi dapat menyebabkan tubuh mudah lelah. Dengan memasukkan kacang benguk ke dalam menu harian, kebutuhan zat besi tubuh dapat terpenuhi, apalagi jika dikombinasikan dengan sumber zat besi lain.
6. Membantu Mengontrol Kolesterol
Serat dalam kacang benguk dapat mengurangi penyerapan kolesterol di usus, sehingga membantu menjaga kadar kolesterol darah tetap sehat. Untuk hasil maksimal, kacang benguk sebaiknya diolah tanpa banyak minyak atau santan, disertai pola makan sehat dan aktivitas fisik teratur.
7. Mendukung Kesehatan Jantung
Protein nabati, serat, magnesium, dan kalium dalam kacang benguk berperan menjaga kesehatan jantung. Serat membantu menurunkan kolesterol, sementara magnesium dan kalium mendukung tekanan darah tetap stabil. Konsumsi rutin dalam porsi wajar, ditambah gaya hidup sehat, dapat menurunkan risiko penyakit jantung.
Meski bermanfaat, kacang benguk mengandung senyawa alami yang bisa berpotensi berbahaya jika dikonsumsi mentah atau kurang matang. Oleh karena itu, perhatikan beberapa hal berikut:
- Pilih kacang benguk yang kering, bersih, dan tidak berjamur.
- Rendam kacang selama beberapa jam sebelum dimasak untuk melunakkan biji dan menurunkan kadar senyawa berbahaya.
- Rebus hingga benar-benar matang agar aman dikonsumsi.
- Fermentasi bisa menjadi alternatif pengolahan untuk meningkatkan rasa dan keamanan.
Kelompok yang perlu ekstra hati-hati antara lain anak-anak, ibu hamil, serta penderita gangguan ginjal atau hati. Jika muncul keluhan setelah mengonsumsi kacang benguk, sebaiknya hentikan sementara dan perhatikan kondisi tubuh.
Menambahkan kacang benguk ke dalam menu harian dapat menjadi langkah bijak untuk memenuhi kebutuhan protein dan serat nabati. Kunci utama agar manfaatnya terasa optimal adalah pengolahan yang tepat, sehingga Anda bisa menikmati gizinya tanpa risiko efek samping.