RRI.CO.ID, Batam - Paparan sinar matahari, khususnya pada pagi hari sebelum intensitas cahaya meningkat, diketahui memiliki beragam manfaat bagi kesehatan tubuh. Salah satu manfaat utamanya adalah membantu meredakan depresi dengan meningkatkan kadar serotonin di otak, yaitu zat kimia yang berperan dalam menjaga suasana hati.
Selain berdampak pada kesehatan mental, sinar matahari juga membantu tubuh memproduksi nutrisi penting yang mendukung kekuatan tulang serta meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
Beragam manfaat sinar matahari
Berikut sejumlah manfaat kesehatan yang dapat diperoleh dari paparan sinar matahari, dirangkum dari berbagai sumber terpercaya.
1. Membantu meredakan depresi
Mengutip WebMD, paparan sinar matahari dapat meningkatkan produksi serotonin di otak. Zat ini berperan dalam menciptakan perasaan tenang, fokus, dan suasana hati yang lebih baik. Kekurangan sinar matahari dapat menurunkan kadar serotonin, yang berpotensi memperburuk gejala depresi.
Paparan sinar matahari juga dinilai bermanfaat bagi penderita gangguan depresi berat, gangguan disforik pramenstruasi, hingga kecemasan dan serangan panik yang kerap dipengaruhi perubahan musim.
2. Menjaga kesehatan tulang
Menurut Healthline, sinar matahari membantu kulit memproduksi vitamin D yang sangat penting untuk kesehatan tulang. Kekurangan vitamin D dapat meningkatkan risiko rakhitis pada anak-anak serta osteoporosis dan osteomalasia pada orang dewasa.
3. Membantu mengatasi masalah kulit tertentu
Paparan sinar matahari dalam batas wajar juga kerap direkomendasikan untuk membantu menangani beberapa kondisi kulit, seperti psoriasis, eksim, jerawat, hingga penyakit kuning.
4. Menurunkan risiko kanker tertentu
Paparan sinar matahari dalam jumlah yang cukup disebut dapat membantu mencegah beberapa jenis kanker. Namun, paparan berlebihan justru berisiko menyebabkan kanker kulit.
Sebuah studi tahun 2008 menunjukkan bahwa orang yang tinggal di wilayah dengan paparan sinar matahari lebih sedikit memiliki risiko lebih tinggi terhadap beberapa jenis kanker. Paparan sinar matahari sedang dikaitkan dengan penurunan risiko kanker usus besar, limfoma Hodgkin, kanker ovarium, pankreas, dan prostat.
5. Meningkatkan kualitas tidur
Sinar matahari pagi dapat membantu memperbaiki pola tidur, terutama pada lansia. Seiring bertambahnya usia, kemampuan mata menyerap cahaya menurun sehingga memengaruhi kualitas tidur.
Penelitian menunjukkan bahwa paparan sinar matahari langsung antara pukul 08.00 hingga 10.00 pagi selama beberapa hari dapat meningkatkan kualitas tidur pada kelompok lanjut usia.
Durasi berjemur yang dianjurkan
Para peneliti merekomendasikan paparan sinar matahari selama sekitar 5–15 menit pada area wajah, tangan, dan lengan, sebanyak dua hingga tiga kali dalam seminggu.
Agar vitamin D dapat terbentuk, sinar matahari harus langsung mengenai kulit. Meski demikian, penggunaan tabir surya dan pelindung kepala tetap dianjurkan, terutama bagi individu dengan kulit cerah yang lebih rentan terhadap paparan sinar matahari berlebihan.