Makna Filosofis Dibalik Nama Band Merah Tua

  • by
  • Editor Dendy Fachreinsyah
  • 17 Jan 2026
  • Banten

RRI.CO.ID, Serang – Industri musik Banten kehadiran pendatang baru.

Merah Tua, band yang terbentuk di Kota Cilegon tahun 2025 lalu, membawa semangat yang akan mewarnai lanskap musik lokal hingga nasional.

Beranggotakan Junial (Vocal), Tira (Vocal), Caul (Gitar), Dudi (Bass), Rully (Drum), dan Aldi (Keyboard), band ini baru saja merilis karya perdana bertitel “Ceritakan Saja” sebagai bentuk keseriusan mereka berkarier di dunia musik.

Dalam kesempatan dialog

Musicpreneur Pro 2 RRI Banten, Jumat, 16 Januari 2026, band ini menceritakan bahwa nama Merah Tua bukan hanya sekadar identitas, tetapi mencerminkan karakter musik dan kedewasaan mereka sebagai musisi.

Baca juga:

Band Merah Tua Rilis Single Perdana, Ceritakan Saja

Nama Merah Tua terinspirasi dari suasana langit sore menjelang senja. Warna merah tua dianggap mewakili kehangatan, ketenangan, sekaligus nuansa elegan yang ingin dihadirkan dalam setiap karya mereka.

“Merah Tua itu seperti langit sore menuju senja, ada kesan tenang, hangat, dan elegan. Itu yang ingin kami hadirkan dalam musik kami,” kata gitaris mereka, Caul.

Menurut dia, filosofi tersebut sejalan dengan konsep bermusik Merah Tua yang menonjolkan kedalaman emosi tanpa harus berlebihan. Band ini ingin menyajikan lagu yang dekat dengan kehidupan pendengar, tetapi tetap memiliki identitas yang kuat.

Vokalis Tira menambahkan, nama Merah Tua juga mencerminkan proses pendewasaan musikal para personel. Ia menilai, band ini tidak hanya mengejar tren, tetapi berusaha membangun karakter sendiri dalam setiap karya.

Baca juga:

B Circle Band Terbentuk dari Persahabatan Sejak 2007

“Nama Merah Tua itu menggambarkan kedewasaan kami. Musiknya sederhana, tapi emosinya dalam dan dekat dengan perasaan banyak orang,” ucapnya.

Tira menyebut, filosofi tersebut tercermin dalam

single “Ceritakan Saja” yang mengangkat tema keterbukaan perasaan. Lagu itu diharapkan dapat menjadi media refleksi bagi pendengar dalam menghadapi persoalan hidup.

“Nama ini bukan sekadar label, tapi arah bermusik kami ke depan,” ujar Tira.

Rekomendasi Berita