Lari Malam Semakin Menjadi Tren, tapi Perlu Memperhatikan
- 14 Feb 2026 08:01 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Aktivitas berlari pada malam hari semakin diminati masyarakat perkotaan sebagai alternatif olahraga setelah jam kerja. Selain praktis, suasana yang lebih sejuk membuat banyak orang merasa lebih nyaman berolahraga.
Kawasan Bandung seperti jalur pedestrian dan taman kota selalu ramai oleh warga yang melakukan jogging selepas matahari terbenam. Sebagian besar mengaku memilih malam hari karena keterbatasan waktu di pagi hari. Sabtu, 14 Februari 2026.
Menurut sejumlah penelitian kebugaran, lari malam ternyata dapat membantu menurunkan tingkat stres dan memperbaiki kualitas suasana hati. Aktivitas fisik di malam hari juga disebut mampu meningkatkan kebugaran jantung jika dilakukan secara rutin.
Temuan tersebut sejalan dengan anjuran dari World Health Organization yang menyatakan bahwa olahraga teratur, kapan pun waktunya, berperan penting dalam menjaga kesehatan fisik dan mental. Organisasi ini menekankan pentingnya aktivitas aerobik minimal 150 menit per minggu.
Meski demikian, para peneliti mengingatkan agar pelari malam tetap memperhatikan faktor keamanan dan intensitas latihan. Pemanasan, penggunaan pakaian reflektif, serta memilih lokasi yang terang menjadi hal yang dianjurkan.
Selain itu, olahraga terlalu dekat dengan waktu tidur juga disarankan tidak berlebihan karena dapat memengaruhi pola istirahat. Pakar menyarankan memberi jeda setidaknya satu jam sebelum tidur agar tubuh kembali rileks.
Dengan meningkatnya tren lari malam, masyarakat diharapkan tetap mengutamakan keselamatan dan keseimbangan aktivitas. Kebiasaan sehat ini dinilai mampu menjadi solusi sederhana untuk menjaga kebugaran di tengah kesibukan sehari-hari.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....